Tidak perlu lagi menunggu kedatangan alien yang sering dimitoskan untuk membuktikan adanya piring terbang. Baru-baru ini, sebuah penemuan baru telah membuktikan bahwa manusia juga bisa menciptakan piring terbang. Skylifter: sebuah pesawat terbang tengah diinovasikan sebagai alternatif transportasi barang masa depan.
Jika hingga hari ini, masalah akomodasi dan transportasi untuk membangun gedung di daerah terpencil masih merupakan masalah, sebab memakan biaya yang besar. Tidak demikian halnya untuk esok. Dalam pembuatan gedung untuk daerah yang terpencil bisa dilakukan di lokasi yang strategis (misal pusat kota). Setelah selesai, barulah gedung atau rumah diangkut terbang ke tempat yang diinginkan.
Skylifter merupakan pesawat berbentuk balon udara yang dilengkapi dengan propeller (baling-baling). Sedangkan pada bagian atas permukaan balon terdapat sel panel surya untuk menggerakkan baling-baling tersebut. Skylifter diciptakan oleh seorang berkebangsaan Amerika bernama Buckminster Fuller.
Pesawat ini dirancang mampu membawa gedung atau alat berat berbobot 150 ton, sejauh maksimal 2.000 kilometer. Kecepatannya pun lumayan, 83 km perjam. Dengan kemampuan seperti itu, pesawat Skylifter jelas lebih sakti dibandingkan helikopter Mil Mi-26 yang konon mampu mengangkut barang seberat 20 ton. Bahkan heli Sikorsky S-64 Skycrane, yang sering disebut sebagai inovasi terdepan dalam pengangkutan alat berat, baru bisa memindahkan benda berbobot maksimal sembilan ton. Sehingga pesawat yang rampung pada tahun 2013 nanti akan menjadi yang terdepan dibanding pesaingnya.
Kunci kesaktian Skylifter adalah pada bentuknya yang bulat pipih. Ini membuat pesawat ini bisa memanfaatkan embusan energi angin, sekaligus berfungsi seperti parasut saat hendak mendarat. Posisi batang pengangkut yang ada tepat di tengah piringan juga membuatnya stabil, tanpa perlu alat tambahan. Selain itu, Skylifter juga dilengkapi baling-baling Voith Schneider yang mirip dengan roda duyung, yang akan memberikan tenaga saat bergerak horizontal.
Piring terbang ini diklaim sebagai solusi pengangkutan kargo yang sempurna. Skylifter tak hanya mampu mengangkat komponen barang berat, tapi diharapkan bisa membawa rumah sakit darurat untuk penanganan bencana di daerah terpencil, atau bahkan kapal pesiar mewah. Jutawan yang bosan berlayar di samudra bisa memilih bertamasya dengan yacht yang terbang melintasi dunia.
Selain itu, piiring terbang ini juga dipersiapkan sebagai Rumah Sakit Bergerak yang mampu menjangkau lokasi musibah seperti longsor dan gempa bumi lengkap dengan semua peralatannya. Ia akan mudah mengapung diudara pada lokasi paling rawan sekalipun.
Skylifter merupakan Pilot Project untuk pengembangan "Airborne Cruise Ships" , yaitu wahana pesiar di udara. Tidak seperti pesawat terbang komersil yang melaju dengan sangat cepat sehingga kita melewatkan keindahan panorama diatas awan, nantinya wahana ini mampu mengatur ketinggian yang diinginkan, misal melewati celah celah pegunungan atau air terjun. Juga bermanuver diatas permukaan laut dengan tenang.
Seandainya pesawat Skylifter ini digunakan di Indonesia, tentu pengentasan ketertinggalan di daerah-daerah terpencil dan pulau-pulau pedalaman dapat ditingkatkan. Sehingga seluruh daerah di kepulauan yang ada di Indonesia bisa merasakan kemajuan pembangunan dan teknologi dengan merata.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!