Universitas Negeri Padang

Mahyudin: Cara Pandang dan Sikap Pemimpin

Mahyudin: Cara Pandang dan Sikap Pemimpin
Penyampaian materi dari Wakil ketua MPR RI, Dr. Mahyudin, SE,. MM., pada Roadshow seminar motivasi yang diadakan BEM FIS UNP bekerjasama dengan KAMMI di Auditorium UNP, Kamis (22/3). f/Monalisa

Pemimpin haruslah memiliki cara pandang dan sikap yang positif. Hal ini diungkapkan oleh Wakil ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Dr. Mahyudin, SE. MM., pada Roadshow seminar motivasi yang di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis (22/3).

Dalam acara yang bertema "Spirit of Indonesia" ini, Mahyudin menyampaikan bahwa seorang pemimpin harus memiliki cara pandang dan sikap yang positif. Wujud nyata dari sikap positif adalah dengan memberikan pelayanan yang baik kepada rakyat, bukan sekedar mendapatkan jabatan, posisi, dan kekuasaan. "Pemimpin harus punya mimpi untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik," jelasnya.

Lebih lanjut, Mahyudin mengatakan bahwa pemimpin memulai dari hal-hal yang kecil hingga menjadi hal yang besar. Yang mana membutuhkan perjuangan dalam setiap hal yang diraih.

Dalam acara yang diadakan Badan Eksekutif Mahsisw Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNP berkerjasama dengan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ini, Mahyudin memberikan kiat-kiat menjadi pemimpin yang baik. Pertama, pemimpin harus memiliki visi dan misi yang jelas.

"Dengan adanya visi dan misi, maka kita akan selalu termotivasi untuk mencapai hal yang diinginkan," katnya.

Kedua, pemimpin mempunyai strategi, karena sangat penting dalam menentukan keberhasilan seseorang. Kemenangan akan dicapai jika memiliki strategi yang bagus.

Ketiga, Semangat seorang pemimpin. Orang yang bekerja dengan semangat berarti senang dengan pekerjaannya. "Maka dari itu, senangilah pekerjaan maka akan bersemangat menyelesaikannya," ujarnya.

Keempat, pemimpin harus hidup dengan jujur, fleksibel, dan berani. Selain itu, Pemimpin juga harus memiliki keberanian dalam melakukan berbagai hal, jikalau pun gagal itu merupakan konsekuensi sendiri dari sebuah pekerjaan dan kehidupan. "Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda," jelasnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Monalisa
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Redaksi Cetak
Diedit & Diverifikasi oleh: Dwi Agustini (Editor dan Videografer)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 9 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.