Bertemakan "Memperkuat Ketahanan Mahasiswa Di Era Konvergensi Media Dan Deklarasi Mahasiswa Anti Hoaks", Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Padang bersama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Sumatera Barat (Sumbar) dan Dinas Komunikasi & Informasi Sumbar menyelenggarakan Literasi Media di aula Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Lt.4, Rabu (04/09).
Wakil Presiden BEM Ahlul Aulianur, memaparkan fungsi mahasiswa sebagai agen perubahan harus benar-benar nyata. "Kita harus bisa, memilih dan memilah dan menyebarkan informasi agar hoaks tidak menyebar," ujarnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Ir. Yeflin Luandri, M,Si, menyampaikan bahwa mahasiswa harus menjaga ketahanan dengan menjaga peradaban agar tetap benar. Salah satu contohnya membentuk forum diskusi secara berlanjut. "Setelah berakhirnya acara ini akan ada forum diskusi penyiaran di UNP nantinya dan membuat forum di group WA contohnya," ungkapnya.
Dihadiri sekitar 200 orang peserta, acara bertujuan untuk menyampaikan deklarasi mahasiswa anti hoaks.
Isi deklarasi mahasiswa anti hoaks tersebut yaitu, Kami mahasiswa sumatera barat menyatakan bahwa.
Pertama, bersatu padu untuk melawan dugaan berbentuk hoaks yang ada diseluruh media baik media sosial, cetak televisi dan radio.
Dua, Menegaskan bahwa NKRI sedang gundah dan mendesak jajaran bangsa untuk terus aktif merajut kesatuan dan persatuan sesama anak bangsa tanpa adanya hoaks.
Tiga, bahwasanya mahasiswa menuntut menyampaikan informasi yang objektif tanpa adanya kebohongan, intervensi dan menolak politisasi media oleh golongan tertentu.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!