Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Galang Universitas Dharma Andalas (UNIDHA) menyelenggarakan acara Diskusi Pers Mahasiswa se-Kota Padang. Mengusung tema Kebebasan Berpendapat di Kampus Bagi Pers Mahasiswa, acara ini dilaksanakan di Aula UNIDHA, Sabtu (30/11).
Pada diskusi ini UKPM Galang mendatangkan Ketua Majelis Etik Nasional Aliansi Jurnalis Independen, Syofiardi Bachyul JB sebagai pemateri. Syofiardi mengatakan bahwa pers yang bebas pasti akan bertanggung jawab sesuai dengan etika jurnalistik atas apa yang ditulisnya.
"Ia bertanggung jawab sesuai dengan etika, oleh sebab itu pers harus paham dengan etika jurnalistik," ungkap Syofiardi.
Selain itu, Syofiardi mengatakan bahwa kebebasan hanya dimiliki oleh orang-orang yang berani memperjuangkannya, berani menyampaikan ide-ide dan gagasannya. Orang-orang seperti itulah yang dinamakan dengan intelektual.
"Kebebasan itu harus kita sendiri yang memperjuangkan, bukan orang lain" terangnya.
Aktivis pers mahasiswa Indonesia, lanjutnya memiliki sejarah yang panjang. Baik dalam mendorong kemerdekaan Indonesia hingga menciptakan perubahan-perubahan besar. "Banyak tokoh-tokoh besar Indonesia yang memulai perjuangan dari dunia kampus, terkhusus sebagai aktivis pers mahasiswa," ujar Syofiardi.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!