Universitas Negeri Padang

Kantor DPRD Disegel Mahasiswa

Kantor DPRD Disegel Mahasiswa
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Sumbar menyegel kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Rabu (4/3). f/Riska

Aksi Tolak Omnibus Law yang dilakukan oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatra Barat (Sumbar) berakhir dengan penyegelan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar pada Rabu (4/3).

Hal tersebut dilakukan lantaran kedatangan Aliansi BEM Sumbar ke kantor DPRD tidak membuahkan hasil.

Ravi Kurnia, selaku Presiden Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) yang tergabung dalam Aliansi BEM Sumbar mengatakan penyegelan tersebut terjadi karena Ketua DPRD tidak ada di tempat.

"Ketua DPRD yang kita harapkan sebagai representasi tidak hadir di sini" Ungkap Ravi,(4/3).

Ketidakhadiran ketua DPRD membuat mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Sumbar tersebut tidak dapat menyampaikan aspirasinya terkait Omnibus Law.

Selain itu, Ravi juga berharap untuk aksi selanjutnya ketua DPRD ada di kantornya.

Dari pantauan reporter Ganto di lapangan, mahasiswa yang melakukan aksi tidak dapat memasuki pelataran gedung DPRD, dan hanya tertahan di luar gedung.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Riska Meliani
Jurnalis • Liputan Berita

Redaktur Bahasa Sastra dan Budaya
Diedit & Diverifikasi oleh: Fuji Jelang Ramdhan (Editor dan Videografer)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 6 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.