Universitas Negeri Padang

Revolusi Industri dalam Bidang Sastra: Manusia VS Robot

Revolusi Industri dalam Bidang Sastra: Manusia VS Robot
Tangkapan layar kongres Ikatan Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra Indonesia (ILMIBSI) ke-12 melalui platform Zoom Meeting, Senin (5/4).

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) sebagai tuan rumah kongres Ikatan Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra Indonesia (ILMIBSI) ke-12 menyelenggarakan Webinar Nasional dengan tema "Strategi Mempersiapkan SDM Menghadapi Revolusi Industri dalam Bidang Sastra" melaluiPlatform Zoom Meetingdengan mendatangkan pemateri Ahmad Fuadi yang merupakan penulis novel Negeri 5 Menara, Senin (5/4).

Dalam penjelasannya Ahmad mengatakan bahwa mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang sastra itu penting agar orang-orang yang berkarir di dalamnya mampu menyesuaikan dengan era teknologi yang terus berkembang. Selanjutnya, Ia juga mengatakan bahwa pergerakan teknologi masa sekarang sangat cepat, contohnya dalam pembuatan kelas menulis. "Akselarasi teknologi kencang sekali. Kalau dulu membuat kelas menulis itu harus tatap muka, tapi sekarang tidak lagi," ujarnya.

Kecepatan kemajuan teknologi membawa perubahan-perubahan dalam bidang sastra terutama literasi, Ahmad mengatakan dalam hal ini perilaku konsumenpun turut berubah. "Dalam peluncuran buku, dulu peluncurannya dilakukan dengan tatap muka besar-besaran, sekarang sudah tidak lagi dan penjualan buku cetakpun sudah berkurang," katanya.

Hal tersebut tidak terlepas dari kondisi pandemi saat ini "Dulu bukunya banyak dibeli orang, di masa pandemi Covid-19 tidak, karena prioritas kebutuhan," ujar Ahmad.

Dalam pembahasan yang lebih lanjut, Ahmad menyampaikan, akibat kecanggihan teknologi sekarang ini, robotpun sudah bisa menciptakan karya tulis sendiri. "Ini menjadi masalah untuk penulis" ujarnya.

Oleh karena itu, orang-orang yang berkecimpung di bidang sastra (penulis) harus mampu menulis cerita dari hati, sehingga ketika pembaca melihat karya tersebut pesannya juga sampai di hati pembaca, hal itu tidak dimiliki oleh robot. "Paling tidak rasa yang muncul dari manusia itu belum bisa ditiru oleh robot," pungkasnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Rizka Mutiah Nur
Jurnalis • Liputan Berita

Staf Riset
Diedit & Diverifikasi oleh: Indah Pareza (redaktur daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

9 + 1 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.