Universitas Negeri Padang

Bertajuk "Indonesia Merdeka Dari Mafia", Aliansi Mahasiswa UNP Gelar Aksi Teatrtikal

Bertajuk "Indonesia Merdeka Dari Mafia", Aliansi Mahasiswa UNP Gelar Aksi Teatrtikal
Salah satu aksi teatrikal yang dilaksanakan oleh peserta aksi yaitu menggunakan topeng pemimpin KPK. f/Rino

Aliansi Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar aksi teatrikal bertajuk "Indonesia Merdeka Dari Mafia Negara" di Simpang Presiden, Padang, Minggu (21/8).

Aksi ini digelar sebagai bentuk keresahan atas pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dianggap menyengsarakan rakyat kecil.

Aksi yang diikuti oleh Aliansi Mahasiswa UNP bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UNP berlangsung setelah zuhur dimulai dengan longmars dari Auditorium UNP sampai ke titik kumpul di Simpang Presiden.

Imam Afrizon Wahyudi selaku Presiden Mahasiswa UNP menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja pemerintah yang menjanjikan penguatan KPK namun justru yang terjadi sebaliknya.

"Pemerintah katanya ingin memperkuat KPK namun faktanya KPK diperlemah oleh kekuasaan, diskon besar-besaran bagi koruptor lumrah terjadi," ujarnya saat orasi.

Imam juga menyoroti bagaimana maladministrasi yang terjadi pada Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK.

"KPK hendaknya mengindahkan rekomendasi oleh Ombudsman tentang adanya maladministrasi yang terjadi pada proses Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)," jelasnya

Selain itu, ia juga menyoroti bagaimana pemerintah yang saat ini terkesan membatasi aspirasi rakyat ditengah pemberlakuan PPKM

"Inilah yang kami takutkan dengan adanya pemberlakuan PPKM suara kami tidak didengar dan mengindikasikan adanya pembungkaman suara oleh pemerintah," paparnya.

Lebih lanjut, ia juga menyesalkan adanya pelarangan bentuk aspirasi dan kritik dalam bentuk seni mural.

"Kawan-kawan kita yang menyampaikan aspirasi melalui seni mural namun justru diburu dihabisi dan ditangkap seolah-olah mereka adalah bintang buas," tegasnya

Terakhir, Imam berharap aksi yang diadakan oleh Aliansi Mahasiswa UNP dapat didengar oleh pemerintah dan jajarannya.

"Kami harapkan aksi teatrikal siang ini didengar oleh Presiden Jokowi dan juga Gubernur Sumatera Barat beserta Walikota Padang," tutupnya

Sejalan dengan hal tersebut, Afdal Putra selaku Gubernur BEM FBS dalam orasinya juga kecewa dengan pelemahan KPK yang akhir-akhir ini menjadi isu panas di Indonesia.

"KPK yang seharusnya itu kuat sekarang dipaksa lemah dan dieksekusi oleh penguasa negeri ini," tuturnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Rino Warisman Putra
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Redaksi Daring
Diedit & Diverifikasi oleh: Rezky Ultabaini (Kepala Penelitian dan Pengembangan)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

5 + 6 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.