Universitas Negeri Padang

Bekal untuk Membangun Berpikir Sistematis

Bekal untuk Membangun Berpikir Sistematis
Tangkapan layar pada saat Muhammad Jefpri selaku pemateri menyampaikan materinya dalam Webinar Penalaran Nasional melalui aplikasi Zoom Meeting, Sabtu (28/8).

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan Webinar Penalaran Nasional melalui aplikasi Zoom Meeting, Sabtu (28/8).

Muhammad Jefpri selaku Ketua Umum Pusat Penelitian Ilmiah dan Pengembangan Mahasiswa (PPIPM) menyampaikan materi seputar berpikir sistematis. Ia mengatakan ada empat bekal yang dapat dilakukan untuk membangun berpikir secara sistematis.

Pertama, bagaimana cara berpikir secara logis. Karena dengan berpikir logis akan dapat membantu kita dalam mengambil keputusan perihal penyelesaian suatu masalah.

"Itu adalah tujuannya membebaskan diri kita dari imajinasi-imajinasi liar yang sekiranya akan mengganggu keputusan dari penyelesaian masalah tersebut," ujarnya.

Kedua, berpikir secara kritis. Hal ini dapat membantu seseorang dalam menghadirkan pertanyaan dan sekaligus menjawab dari pertanyaan yang dihadapkan kepadanya.

"Bagaimana cara kita untuk menghadirkan sebuah pertanyaan kemudian kita menjawab pertanyaan yang kita hadapkan tersebut, yang penting faktanya ada," tuturnya

Ketiga, berpikir secara holistik. Berpikir yang dapat digunakan secara terbuka dan juga luas serta dapat diibaratkan dengan bepergian menggunakan helikopter.

"Berpikir dengan terbuka, berpikir dengan secara luas. Misalnya kita bepergian dengan menggunakan helikopter, kita akan mengetahui kota dengan secara luas tanpa hambatan apa pun," jelasnya.

Keempat, berpikir secara lateral, yang merupakan berpikir yang biasa diimplementasikan ketika ada suatu persoalan dan diselesaikan dengan cara yang baru.

"Sebuah pola pikir yang biasa kita implementasikan, kalau berdasarkan konsep lateral ini ketika ada suatu persoalan dari pola pikir yang biasa kita pikirkan, kita pasti akan menyelesaikannya dengan cara yang baru," pungkasnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Mutya Zulfayenis*
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Junior
Diedit & Diverifikasi oleh: Indah Pareza (redaktur daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 4 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.