Hanyutlah kata-kata
Melayari nadi
Sungainya para darah
Darah hitam kelam
Siapa punya sangka?
Perahu itu akan karam
Di tengah pusara jiwa
Yang dahulunya padam
Kesunyian-kesunyian
Lalu-lalang karena hampanya
Dan akhirnya tertanam
Serpihan kayu perahu
Bersanding kata-kata
terbungkus
Di antara kematian cinta
Kata-kata semakin tumbuh
Tumbuh di dalam tubuh, seperti tulang-belulang berbunyi diam
Seperti bunga violet mencari kumbang-kumbang kawin
Seperti kuburan haus mayat-mayat
BACA JUGA:
Kenyataan Pahit Negeri Ini
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!