Puisi

Tangisan Bulan

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Selasa, 20 Desember 2022 10:00 WIB • 👁 1.307 Pembaca
Tangisan Bulan
Ilustrasi: pixabay.com

Sejak lima tahun yang lalu
Terjadi sengketa pemboyong malapetaka, ia hadir dalam bisik-bisik, luka membiru.

Hujan di atas makam bulan durjana,
Warna merah padam, suram
Beribu bala jingkrak-jingkrak
Menabung isak; menyerbu atma, luka-luka

Mereka berlarian ke sudut-sudut rumah
Menggerogoti daksa nan kian hasai, kacau balau

Lalu kini bulan terbelah di atas bumi yang penuh darah
Nyawa-nyawa beterbangan
Di permukaan makam bertabur tangisan

Medan, 2022

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Dedek Wiradi
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 2 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.