Gisti Kartika, mahasiswa S1 Sastra Indonesia dari Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (UNP), baru saja meraih prestasi membanggakan di ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2024 yang diadakan di Universitas Negeri Jakarta
Lahir pada 26 Mei 2002 di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Gisti yang baru saja menyelesaikan sidang komprehensifnya pada Agustus lalu, berhasil menyabet juara kedua dalam cabang penulisan cerpen.
Dengan pencapaian ini, dia juga sudah menyandang gelar S.S., pada periode wisuda September, yang menambah deretan prestasi di bidang sastra yang telah diraihnya.
Perjalanan menuju Peksiminas bukanlah hal yang mudah. Gisti harus melewati beberapa tahapan seleksi, mulai dari Pekan Seni Mahasiswa Kampus (Peksimika) hingga Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida).
Hanya pemenang juara pertama dari masing-masing cabang lomba yang bisa melanjutkan ke tingkat nasional.
Dalam Peksiminas tahun ini, Provinsi Sumatera Barat mengirimkan kontingen dari mahasiswa berbagai kampus besar, seperti UNP, UNAND, ISI Padangpanjang, dan UPI YPTK.
Gisti berhasil mengharumkan nama UNP dengan meraih juara 2 dalam penulisan cerpen, sementara ISI Padang Panjang juga sukses di cabang Tari.
Gisti mengungkapkan bahwa persiapannya untuk Peksiminas sangat intens. Dia berlatih keras di bawah bimbingan Ibu Nesa Riska Pangesti, S.S., M.A., dosen Sastra Indonesia di FBS UNP, dua minggu sebelum acara.
Selain itu, sebulan setelah Peksimida, Gisti banyak menghabiskan waktu membaca referensi sastra dan menulis cerpen sendiri untuk mempersiapkan diri.
Latihan mandiri ini menjadi salah satu kunci suksesnya di Peksiminas.
Selama Peksiminas yang digelar dari tanggal 2 hingga 6 September 2024, Gisti bersama peserta dari 32 provinsi di Indonesia melakukan observasi di Taman Ismail Marzuki sehari sebelum perlombaan.
Observasi ini memberikan banyak ide dan wawasan baru bagi Gisti.
Selain itu, dewan juri yang berpengalaman memberikan berbagai tips dan pembekalan berharga sebelum perlombaan, yang sangat membantu peserta memahami selera juri.
Saat hari perlombaan tiba, Gisti harus menghadapi aturan ketat, seperti larangan membawa ponsel ke dalam ruangan saat menulis.
Meskipun ketat, aturan ini menjadi bagian dari tantangan yang harus dilalui.
Pada tanggal 6 September 2024, Gisti dinyatakan berhasil meraih juara kedua di cabang penulisan cerpen, sebuah pencapaian yang membuatnya merasa sangat bangga.
Gisti juga berharap dapat membagikan ilmu menulisnya kepada adik-adik tingkat, dan berkesempatan untuk mengadakan seminar-seminar untuk memotivasi mahasiswa lain di UNP.
Gisti ingin mendorong sesama mahasiswa untuk terus berkarya, berprestasi, dan meningkatkan motivasi mereka.
Gisti percaya bahwa dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, banyak mahasiswa UNP yang bisa mencapai prestasi serupa dan membawa nama baik kampus ke level yang lebih tinggi.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!