Tuan Vujovic telah berhari-hari bertepekur di negeri dingin berhutan lebat
Badannya bergetar hebat
Kepalanya berputar kuat
Lisannya melirih nama
Matanya melirik tiada
Nalarnya menuju rupa
Raganya merindu tawa
Batinnya mendesah cinta
BACA JUGA:
Kenyataan Pahit Negeri IniDibakarnya cerutu Rusia - diiringi lolongan anjing gunung; whosh,hangat
Aku adalah Tuan Vujovic
BACA JUGA:
Pada Hari yang Mengingat
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!