Puisi

Dua Nama di Ujung Doaku

Oleh:
Penulis Opini / Kolumnis
📅 Rabu, 22 Oktober 2025 10:00 WIB • 👁 421 Pembaca
Dua Nama di Ujung Doaku
Foto: EU.org

Aku tumbuh dari peluh dan sabar kalian,
Dari tangan yang tak pernah berhenti menuntun.
Meski langkahku sering goyah di jalan waktu.

Ayah, Ibu,
Setiap napas kalian adalah kitab yang kubaca
Tentang arti ikhlas dan sabar tanpa jeda,
Tentang cinta yang tak pernah menagih balasan.

Aku berjanji suatu hari,
Kalian tersenyum bukan karena sabar.
Tetapi karena hasil keringatku sendiri,
Dengan membawa nama kalian,
Di dada yang tak pernah lupa asalnya.

Dan biarkan dunia tahu,
Semua kebanggaanku berawal dari dua tangan
Yang dulu menggandengku menuju cahaya.

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Aisyah
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

9 + 5 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.