Ku peluk
malam
Ku berbisik
pada Tuhan
Berikan ku purnama di kala siang
Ku lempar
siang
Ku berbisik
pada Tuhan
Berikan ku mentari di waktu malam
Ku sogok ia
dengan kain corak ka'bah
Kosong-kosong Ku hitung masa
Ku tendang
kuyang, ku pakai selendang
Ku
sembunyikan pemberian
Ku rayu empunya
Ku goda ia, ku turuti ia, ku layani ia
Ku keluar kan cahaya bening dari dalam nestapa
Netra.
Biarkan, habiskan, lepaskan, silahkan.
Lama.
Ku tambah tiga, mau istana
Ku tutup, komat-kamit, menjerit gigit
Ku telan purnama seraya memuntahkan mentari
"Dasar Perempuan sinting"
Ku maki pada cacing-cacing
"Ku butuh sekarang Bukan besok
petang"
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!