Puisi

Suara yang Tertindas

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Selasa, 8 Maret 2011 08:50 WIB • 👁 1.349 Pembaca

Lama kita menunggu lengkingan itu.

Memekik begitu haru, begitu menggaung..

Suara suara parau yang terkelami kemunafikan..

Lahir di subuh yang dingin, dan kedinginan..

menggigil oleh atmosfir beku yang menyeruap dari langit..

Membatasi, mengekang detak nadi kita disini..

Keadaan begitu saja..

seperti subuh merindukan siang..

Ketika impian menghayalkan realita..

Mustahil mereka, adalah mimpi kita..

Percayalah subuh ku..

Siang itu nyata adanya..

Mahasiswa Teknologi Pendidikan TM 2008

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Yudhi Irvansyah
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

2 + 1 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.