Puisi

Doa Semesta

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Jumat, 24 April 2026 19:44 WIB • 👁 217 Pembaca
Doa Semesta
Ilustrasi: Pinterest

Aku penantian,
tak punya sandaran, tak punya pegangan.
Langkahku sering goyah di jalan,
namun aku tetap berjalan dalam kesunyian.


Kupeluk doa yang sederhana,
kutitip harap pada semesta.
Semoga tangan takdir berbaik hati,
menyulam luka jadi cahaya sejati.


Meski dunia sering tak ramah,
meski hidup terasa tanpa arah,
kupercaya masih ada jalan terbuka,
bagi manusia rapuh yang ingin berjaya.


Aku bukan siapa-siapa,
hanya sebutir debu di pusaran dunia.
Namun semoga hari esok menatapku mesra,
dan menjadikan luka ini sebuah cerita.


✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Aulia Ranti Putri
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 9 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.