Ganto.co- Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) bersama belasan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan mancanegara sukses melaksanakan pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional III BKS PTN Wilayah Barat / International Student Community Engagement (ISCE) III Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sejak 22 Juli - 24 Agustus 2026.
Program berskala internasional ini diselenggarakan oleh jejaring Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat dengan menunjuk Universitas Siliwangi sebagai host utama dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung sebagai co-host. Mengusung tema besar "Inclusive Smart Tourism and Creative Economy through Arts and Culture Empowerment for SDGs", kegiatan ini diarahkan untuk mendorong kemandirian desa berbasis potensi lokal, pendidikan, kesehatan, serta digitalisasi.
Tergabung dalam Kelompok 14 KKN Internasional, sebanyak 13 mahasiswa lintas kampus dan negara saling bahu-membahu merancang dan mengeksekusi beragam program kerja di tengah masyarakat. Kehadiran delegasi kampus dari luar Pulau Jawa seperti Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Bengkulu, Universitas Riau, dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara bersanding rapat dengan mahasiswa dari Universitas Siliwangi, UIN Jakarta, Universitas Indonesia, serta perwakilan mahasiswa internasional asal Thailand.

Dokumentasi Kelompok 14 KKN Internasional III BKS PTN Wilayah Barat 2026 bersama delegasi berbagai perguruan tinggi Indonesia dan mahasiswa internasional asal Thailand.
Merajut Keberagaman Latar Belakang, Budaya, dan Antarbangsa
Perjalanan pengabdian Kelompok 14 menyajikan dinamika sosial dan pertukaran budaya yang kental. Keanggotaan tim yang menghimpun mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia hingga mahasiswa internasional asal Thailand membawa ragam bahasa, pola pikir, serta latar belakang akademis yang berbeda di satu wadah pengabdian. Pada tahap awal, perbedaan kebiasaan, bahasa, dan gaya komunikasi menjadi tantangan tersendiri dalam menyelaraskan ritme kerja kelompok.
Namun, seiring berjalannya waktu, sekat perbedaan tersebut justru bertransformasi menjadi kekuatan utama kelompok. Kehadiran mahasiswa Thailand memberikan dimensi pertukaran budaya global secara langsung di tingkat tapak. Melalui ruang diskusi yang inklusif, sikap saling menghormati, serta komunikasi yang intensif, seluruh anggota kelompok berhasil membangun kekompakan dan ikatan kekeluargaan yang solid demi menyukseskan agenda pengabdian bersama.
Fadly Hidayat Viazi, mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Padang (UNP), menjadi salah satu perwakilan mahasiswa dari Sumatera Barat yang merasakan langsung dinamika pengabdian lintas budaya dan negara ini. Posisinya sebagai mahasiswa dari luar Jawa memberikannya ruang luas untuk bertukar gagasan, mempelajari kearifan lokal Sunda, sekaligus berinteraksi langsung dalam lingkungan sosial yang multikultural bersama mahasiswa internasional.

Serah Terima Mahasiswa Kelompok 14 KKN Internasional kepada Kepala Desa
Inovasi Program Pemberdayaan di Sembilan Kampung
Desa Cikalong secara administratif memiliki karakteristik unik berupa sebaran wilayah yang terbagi ke dalam sembilan kampung atau dusun. Kondisi geografis dan kemasyarakatan yang beragam tersebut menuntut mahasiswa untuk menerapkan strategi pendekatan sosial yang adaptif dan partisipatif dalam mengimplementasikan program kerja.
Salah satu fokus utama pengabdian adalah penguatan aspek kesehatan remaja melalui program SEHATI (Sehat Bersama Generasi Cikalong). Program ini difokuskan pada pemberian edukasi interaktif dan humanis mengenai pentingnya kesadaran menjaga kesehatan diri, personal hygiene, serta pemahaman kesehatan mental dan reproduksi pada masa transisi remaja. Kegiatan ini dirancang interaktif untuk membangun pemahaman yang baik serta sikap terbuka pada generasi muda desa.

Pelaksanaan kegiatan edukasi dan pendampingan siswa di SD 01 Cikalong
Di bidang ekonomi kreatif dan teknologi informasi, mahasiswa meluncurkan inisiatif PESONA DIGITAL CIKALONG (Digital Branding and Local Economic Promotion Initiative). Melalui program ini, mahasiswa melakukan pemetaan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta potensi wisata desa. Langkah konkret dilakukan melalui dokumentasi visual produk lokal, pembuatan materi promosi digital, hingga optimalisasi pendaftaran titik lokasi strategis dan UMKM pada Google Maps guna meningkatkan visibilitas perekonomian desa secara digital.
Semarak pengabdian semakin terasa melalui program GEMA CIKALONG (Gerakan Masyarakat Cikalong untuk Hari Nasional dan Kolaborasi Desa). Bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada bulan Agustus, program ini menggalang partisipasi aktif warga melalui gotong royong penataan kampung, perlombaan olahraga, hingga kegiatan keagamaan dan kebangsaan. Integrasi program ini sukses mempererat tali silaturahmi serta membangkitkan kebersamaan antarelemen masyarakat Desa Cikalong.

Aksi kebudayaan dan pawai kesenian lokal warga Desa Cikalong.
Tak hanya itu, Kelompok 14 juga secara konsisten mengulurkan kontribusi dalam bidang pendidikan dan lingkungan melalui kegiatan pendampingan belajar di sekolah (CERDAS CIKALONG / Edu Fun), kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga eksplorasi pertunjukan seni dan budaya lokal. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan jajaran pemerintah desa yang dipimpin oleh Pak Kuwuh, para kepemimpinan lokal di tingkat dusun (Pak Punduh), Karang Taruna, hingga tokoh masyarakat setempat.
Dampak Nyata dan Refleksi Pengabdian
Pelaksanaan KKN Internasional III BKS PTN Wilayah Barat Tahun 2026 ini memberikan dampak positif yang saling menguntungkan. Bagi Desa Cikalong, kehadiran mahasiswa lintas negara membantu membuka peluang promosi desa berbasis digital, memperluas wawasan global warga, serta meningkatkan kesadaran masyarakat pada aspek kesehatan dan pendidikan. Bagi jajaran pemerintah desa, hasil pemetaan dan dokumentasi mahasiswa menjadi rujukan berharga untuk perencanaan pembangunan potensi lokal.
Sementara bagi mahasiswa, program ini menjadi wadah konkret dalam mengasah keterampilan kepemimpinan, komunikasi antarbangsa, serta adaptabilitas sosial di lingkungan yang sangat beragam. Pengalaman menetap bersama warga Desa Cikalong memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya kolaborasi tanpa batas wilayah maupun latar belakang budaya.
KKN Internasional BKS PTN Wilayah Barat 2026 di Desa Cikalong akhirnya menjadi bukti nyata bahwa keberagaman daerah, asal perguruan tinggi, dan latar belakang negara bukanlah hambatan. Sebaliknya, kebhinekaan tersebut menjadi fondasi utama untuk menghadirkan karya, kolaborasi, dan manfaat nyata yang berdampak luas bagi masyarakat.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!