Ketika kabut tersibak
Membuka tabir gelapnya malam
BACA JUGA:
Kenyataan Pahit Negeri IniTersorot sosok bayang kaku terbujur
Tertindih wajah semu bermata sayu
BACA JUGA:
Pada Hari yang MengingatTerkulai, mengejang di dunia remang
Beringsut tanpa sehelai benang
Setumpuk hina tak berdaya
Melawan pahit gulirnya arus keringat
Tanpa mengenal siang berlapis malam
Sekilas nyaris hanya terdengar
Gertakan garang bungkam
Ingat aku adalah uang
Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNP TM 2008
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!