Bersama sisa-sisa euforia semalam
mata laksana bengis menantang pagi
BACA JUGA:
Kenyataan Pahit Negeri Iniberebut udara dengan kabut putih beterbangan
wahai dewa siang…
BACA JUGA:
Pada Hari yang Mengingatbantu tutupi aroma kekalahan yang menyeruak sesak
hingga sejenak asa itu mantap melekat kuat dalam-dalam
bahwa hari ini dan nanti masih ada kehidupan.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!