Puisi

Ruang-ruang yang Beda

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Rabu, 14 Mei 2014 17:08 WIB • 👁 1.188 Pembaca

Di sana bungkuk

Di sini berserak

Di sana merangkak

Ruang-ruang yang beda

Didengar tak bersuara, tapi menjawab

Dilihat tak tampak, tapi berkedip

Di sini mengemis

Di sana meringis

Di sini pucat

Di sana loncat-loncat

Ruang-ruang yang beda

Kenapa?

Karena di sana penguasa semakin berkuasa, dan pengikut semakin mengikut

Pembesar bertambah besar, yang kecil bertambah kerdil

Di lorong ini si kumuh meminta-minta

Di gedung sana si Rakus meringkus

Ruang-ruang yang beda.

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Vera Yani Okta Martika
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 1 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.