Puisi

Omelan Bangkitan

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Kamis, 19 Desember 2019 16:37 WIB • 👁 1.410 Pembaca

Bermil-mil telah terlalui sejauh ini
Semakin sarat saja pedoman hati
Keras keringat kian terkuras
Saat usaha semangat memeras

Setiap jengkal di pagi hari
Menjadi saksi akan jati diri
Terus berlari atau cukup sampai di sini
Karena alasan takut mati

Ingat kembali bagaimana dulu yang ingin bertahan
Menerima umpatan bahkan kepedihan
Luka bukan lagi lara
Melainkan uji coba untuk tetap setia

Jangan bangga hanya duduk dan menerima
Lalu tertawa jika bercanda
Kau tidak lagi budak yang patuh sebab teguh
Harus lebih dari itu
Supaya negrimu maju bukan semakin memilu

Mengira sudah memberi segala
Nyatanya kau hanya berbagi beban saja
Entah pura pura lupa
Entah memang insan nihil cendikia

Bukan saatnya tetap diam
Sedang suasana semakin mencekam
Semesta hanya ambigu
Jika kerjamu hanya terpaku

Bangunlah
Teruskanlah
Jangan patah
Hentikan pasrah

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Ismi Nur Afni
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

4 + 3 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.