Tutur bahasanya yang santun
Lembut perangainya menuntun
Sosoknya yang anggun
Membuat pandangan tertegun
Padanya,
jangan salah menerka
Dibalik senyum merekah, ada luka menganga
Tawanya semringah, membendung air mata
Geloranya bercerita, tetap mahir menyimpan rasa
Terkadang,
memahami mereka adalah sulit
Emosi tak stabil, melilit
Air mata yang mudah menitik
Dipekik membuatnya diam tak berkutik
Hatinya
lembut jangan kau buat kalut
Raganya harus terlihat kekar
Meski getir kehidupan menyambar
Kelembutan kasih darinya tak akan pudar
Tulus cintanya tetap mengakar
Nyatanya..
Mereka adalah jiwa yang tangguh
Hanya saja..
Terjebak dalam lemah tubuh
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!