Perihal
rasa terpendam
Aku
sang penyembunyi andalan
Terpaku
dalam asa
Menyembur
kala terkuak
Sang
pencipta enggan melihat
Betapa
tidak elok ditengok
Sayang
juga tak bersua
Namun
pedih tertawa karena gila
Seberapa
benci tak pudar
Ia
menahan seakan paripurna
BACA JUGA:
Kenyataan Pahit Negeri Ini
Keadaan
miris tertampil pilu
Kelak
sadar sebatas angan
Sesal
berupa tak terbalikkan
Kenapa
harus sedih tanpa membaik?
BACA JUGA:
Pada Hari yang Mengingat
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!