Puisi

Aku Seorang Hamba

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Rabu, 27 Juli 2022 19:09 WIB • 👁 1.628 Pembaca
Aku Seorang Hamba
Ilustrasi: Khazanahimani.com

Tuhan, aku sudah lupa menulis sajak
Setiap baris yang aku tulis nyaris difitnah
Kata-kataku dibilang memendam makna
Kalimat-kalimatku dituduh menghina

Tuhan, dalam riak aku mengaku mematut dalam asa
Hingga setiap kesalahan aku tak pernah tahu keberadaannya
Hanya dengan siasat meraka mengatakan aku sudah mendidik ilmu kepalsuan
Lalu menghilang bagaikan asap tanpa api

Tuhan, dalam riak keriuhan aku sadar sudah mematut dalam dosa
Akibat karya-karyaku dianggap tak berguna
Layak diinjak-injak bagaikan najis untuk dibaca
Bakar!
Aku menderita menanggung dosa!

Tuhan, aku bergerak seolah tak berjalan
Dalam keheningan aku tak perlu ada pembela
Ketiaka suara-suara kemungkaran sudah berkeliaran
Pada perasaan itu aku bercermin seoalah pada tuduhan tak kasat mata

Tuhan, dalam sadar aku menyadari
Aku hanya seorang hamba
Seakan telah tewas dibunuh oleh kata-kataku sendiri
Dikubur dalam-dalam dengan kalimat-kalimatku sendiri

Ketika aku menduga kehidupan yang rela meninggalkanku
Mungkin tak perlu lagi aku ceritakan, Tuhan
Mungkin tak perlu pula aku meminta pertolongan
Mungkin pula aku sadar
Engkau-lah Tuhannya, Tuhan.

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Aldiansah
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

2 + 3 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.