Evergreen

Intermittent Fasting, Cara Simpel Turunkan Berat Badan Tanpa Ribet Diet

Intermittent Fasting, Cara Simpel Turunkan Berat Badan Tanpa Ribet Diet
Ilustrasi: union.health

Ganto.co - Di tengah maraknya tren hidup sehat dan diet instan, Intermittent Fasting (IF) hadir sebagai pilihan yang fleksibel dan minim aturan ketat. Tak perlu menghitung kalori atau menghindari makanan tertentu, cukup atur waktu makan hasilnya bisa lebih dari sekadar menurunkan berat badan.

Apa itu Intermittent Fasting ?

Intermittent Fasting adalah pola makan yang mengatur waktu antara periode makan dan puasa. Salah satu metode paling umum adalah 16/8, yaitu berpuasa selama 16 jam dan makan dalam jendela waktu 8 jam misalnya, mulai makan pukul 12 siang hingga 8 malam, lalu berpuasa hingga keesokan harinya.

Metode IF yang Populer

Terdapat beberapa variasi diet IF yang dapat disesuaikan dengan gaya hidup:

  • Puasa 12 Jam Sehari: Ideal untuk pemula, menyerupai pola puasa Ramadan.
  • Metode 16/8: Metode paling populer karena mudah diterapkan dan fleksibel.
  • Metode 5:2 dan Alternate Day Fasting: Makan normal selama 5 hari, dan mengurangi kalori di 2 hari lainnya, atau berpuasa selang-seling.

Manfaat IF Berdasarkan Riset

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa IF bukan hanya sekadar tren. Manfaatnya mencakup:

  1. Penurunan berat badan & lemak perut secara signifikan.
  2. Menjaga kesehatan jantung, dengan menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan trigliserida.
  3. Menyeimbangkan metabolisme, terutama dalam meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan risiko diabetes tipe 2.
  4. Mengurangi peradangan dalam tubuh yang dapat memicu berbagai penyakit kronis.
  5. Mendukung proses perbaikan sel dan gen, yang berkaitan dengan penuaan sehat.

Tips Aman Memulai Diet IF

Bagi yang tertarik mencoba, berikut panduan sederhana untuk memulainya:

  • Awali dengan metode ringan, seperti puasa 12 jam.
  • Pilih jam makan yang sesuai dengan aktivitas harian.
  • Pastikan asupan makanan tetap bergizi seimbang kaya protein, serat, dan lemak sehat.
  • Hindari makan berlebihan saat jendela makan.
  • Tetap terhidrasi dengan minum air putih selama berpuasa.
  • Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi, terutama bagi penderita kondisi medis tertentu.

Intermittent Fasting menawarkan pendekatan realistis dan fleksibel untuk mencapai hidup sehat. Dengan memilih metode yang tepat dan menerapkannya secara konsisten, IF bisa menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga berat badan dan kesehatan tubuh.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Zaulia Mizani
Jurnalis • Liputan Berita

Kepala Penelitian dan Pengembangan
Diedit & Diverifikasi oleh: Luca Greceri Febrin (Redaktur Berita Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

7 + 5 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.