Puisi

Permohonan di Bawah Hujan

Oleh:
Penulis Opini / Kolumnis
📅 Sabtu, 26 Oktober 2024 00:45 WIB • 👁 641 Pembaca
Permohonan di Bawah Hujan
Sumber ilustrasi: KOMPAS.ID

Langit kala itu ditabur hujan
Sarat dengan kesunyian
Sore semakin menyesakkanku

Pada sebuah getar kata, getar makna di setiap aksaraku
Sajak-sajak itu lantas mengalir di pikiranku

Ku tulis sajak itu sejak matahari masih gagah menyinari bumi, lalu kemudian hujan datang menepis sepi

Meleburkan jarak diri yang jauh dalam hening
Pikiran ini melayang jauh terbawa air hujan yang turun lalu menyatu dengan tanah

Kembali terlintas pada benak yang penuh sesak, diri ini hanyalah manusia dengan segala permohonan

Berharap semua yang dipanjatkan akan terkabulkan, meskipun kadang jiwa ini kerap kali membangkang perintah Tuhan

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Sitiani
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

2 + 8 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.