Banyak orang
mencacimu
Banyak orang membencimu, karena mencintaiku seluas angkasa.
Kekhawatiranmu kau telan di balik senyuman permata.
Mahal, berkilau, dan hangat.
Ketika semua
orang mencelaku,
Engkau berdiri dengan punggung tegap.
Kau berteriak, "Tiada satu pun di dunia ini yang bisa menyakiti
anakku!"
Tiada nyanyian yang lebih indah selain suaramu, Ibu
Tak peduli,
jika manusia paling suci di luar sana
Mengecammu.
Kau adalah ibu terbaik, wanita terhebat sepanjang hidupku.
Ibuku, duniaku.
Kau terpilih
menjadi ibuku di dunia ini adalah syukurku yang abadi.
Pahlawan cantik tanpa baju zirah,
Kunang-kunang yang menerangi malamku,
Manusia yang pantas menjadi pelabuhan cintaku.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!