Puisi

Pemuja Altar

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Jumat, 28 November 2025 20:52 WIB • 👁 207 Pembaca
Pemuja Altar
Ilustrasi: Pinterest

Kita berkendara di jalan sepi
Menelan malam dan semua janji yang tersisa
Aku adalah cahaya kecil
Yang perlahan larut di bayanganmu


Kau adalah altar
Aku adalah dupa yang membara
Sebelum akhirnya menjadi abu yang kau lupa
Tanpa sesal, tanpa doa, tanpa nama


Kau adalah gelap yang ku rindu
Nama yang ku genggam hingga cahaya redup
Dan dalam selimut malam yang basah
Kau tetap saja altarnya

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Qobin Reyhanda Majid
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

5 + 9 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.