Puisi

Biarkan Aku di Sini

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Rabu, 24 November 2010 05:50 WIB • 👁 1.553 Pembaca

Biarkan aku di sini

Menjadi asoka di atas tanah yang masih basah

Bersama kamboja yang melarangku untuk pergi

Aku akan tetap di sini

Menemani ibu dalam kesendiriannya

Bunga rampai yang menjadi ranjangku

Dan, aroma mawar yang akan menghangatkan jiwaku

Hatiku telah pupus di seka rasa

Sulit menjadi peri yang periang lagi

Peri yang sedang tertatih-tatih melihat sayapnya yang telah patah

Biarkan aku di sini

Menemani ibu dalam tidur panjangnya

Di antara nisan-nisan yang telah tidur

Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNP

TM 2007

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Sajak Nuruddin Ahmad
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

5 + 3 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.