Resensi

Ketika Pelaku Bullying Menebus Kesalahan di Masa Lampau

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Jumat, 19 April 2024 23:43 WIB • 👁 800 Pembaca
Ketika Pelaku Bullying Menebus Kesalahan di Masa Lampau
Poster Film A Silent Voice

Judul : Koe No Katachi (A Silent Voice)

Sutradara : Naoko Yamada

Produksi : Kyoto Animation

Jenis Film : Animasi, Komedi, Drama

Waktu Rilis : 17 September 2016

Durasi : 2 Jam 10 menit

FilmKoe No Katachiditayangkan di Jepang pada tahun 2016. Film ini menceritakan kisah mengharukan sebuah pertemuan antara Shouya dengan Shouko dan upaya Shouya untuk menebus kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukannya, dengan terus dihantui oleh bayang-bayang masa lalunya.

Kisah ini bermula dengan memperlihatkan Shouya yang ingin bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan, tetapi akal sehatnya menyadarkan dirinya lalu ia kembali teringat masa lalunya.

Di masa lampau, Shouya adalah seorang anak yang acuh tak acuh. Ia memandang teman-temannya sebagai cara untuk menghilangkan kebosanannya. Masuknya seorang siswi baru bernama Shouko Nishimiya ke dalam kelasnya pun menarik minatnya ketika Shouko memberi tahu kepada teman sekelasnya bahwa ia tuli.

Terlepas dari kecacatannya, ia mencoba yang terbaik untuk hidup normal dan menjalin hubungan dengan teman sekelasnya. Namun, para siswa dan guru percaya bahwa kehadirannya mengganggu keseimbangan sosial, dan Shouya pun ikut terlibat menjahilinya.

Ketika isu penindasan mencapai telinga kepala sekolah, Shouya ditunjuk sebagai pelakunya. Ia menyatakan bahwa beberapa temannya juga ikut mengganggu Shouko, tetapi mereka hanya diam dan berpaling darinya, menolak fakta bahwa mereka ikut terlibat.

Dengan segera, teman-teman sekelasnya mulai menindasnya, mirip dengan perlakuan yang ia berikan kepada Shouko. Shouya menyalahkan Shouko dan mereka berdua bertengkar setelah ia melihat Shouko melakukan sesuatu ke mejanya.

Shouko kemudian dipindahkan ke sekolah lain dan ia akhirnya mengetahui fakta bahwa Shouko menghapus pesan-pesan kebencian yang ditinggalkan teman-teman sekelasnya di atas mejanya.

Shouya melihat dirinya sendiri, menyadari status barunya sebagai orang buangan yang tersiksa. Setelah dilempar ke kolam oleh teman-teman sekelasnya, ia menemukan buku catatan Shouko .

Saat duduk di bangku sekolah menengah, Shouya tetap menjadi orang yang menolak interaksi sosial dan mulai tumbuh untuk menerima masa lalunya sebagai hukuman. Dengan penuh rasa bersalah dan kecemasan, ia menandai wajah orang-orang di sekitarnya dengan tanda X, tidak bisa menatap mata mereka.

Meski demikian, Tomohiro Nagatsuka, seorang siswa penyendiri lainnya, berteman dengannya hingga mencapai titik saat Tomohiro menganggapnya sebagai "teman terbaik"-nya.

Shoya, yang penuh penyesalan, berusaha untuk bertemu kembali dengan Shoko dan meminta maaf.

Perjalanan mereka menuju penerimaan diri dan kedamaian hati adalah pusat dari cerita yang mendalam ini. Film ini juga menyoroti masalah seperti alienasi, depresi, dan pengampunan diri.

"Koe No Katachi" adalah film animasi yang menggugah emosi dengan menggabungkan visual yang memukau dengan narasi yang mendalam. Dengan visual yang indah dan musik yang menyentuh hati, film ini mampu menangkap nuansa emosional dari karakter-karakter yang ada dengan sangat baik.

Cerita yang mengisahkan pertumbuhan diri, penebusan, dan persahabatan membuat penonton terbawa dalam perjalanan yang penuh dengan rasa haru dan kehangatan.

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Abdul Furqan
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

2 + 8 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.