When you’re still alive, there’s always change to make your dreams come true. Itulah moto mahasiswa yang bernama lengkap Salam Mairi. Kesan pertama yang diperoleh ketika bertemu dengan mahasiswa yang akrab dipanggil Salam ini adalah berpenampilan rapi, murah senyum dan mudah bergaul.
Keahlian berbahasa Inggris, memotivasi mahasiswa kelahiran Solok, 23 Desember 1989 ini bersama kedua rekannya, Nurul Huda program studi Bahasa dan Sastra Inggris TM 2009 dan Roni Nanda Putra program studi pendidikan Biologi 2008 untuk mengharumkan nama Universitas Negeri Padang dalam berbagai ajang debat bahasa Inggris baik di tingkat Nasional maupun ASEAN. Seperti meraih juara pertama West Sumatera English Debating Championship di Universitas Muhammad Yamin, Solok (2010), juara pertama National University English Debating Championship (2010) di Universitas Negeri Yogyakarta, bahkan baru-baru ini sebagai semi final dalam Breaking Adjudicator of Southeast Asian English Olympics for Debating Championship at Bina Nusantara University Jakarta (2011). Al hasil, prestasi yang telah diperolehnya tersebut memotivasi Salam bersama rekan-rekannya membentuk Debate Club bahasa Inggris se-mahasiswa UNP.
Mahasiswa yang hobi membaca novel ini mengaku semua prestasi yang telah diraih berkat latihan atau kerja kerasnya, tak luput juga dukungan dari dosen dan teman-temannya. Salam dengan lugas menjelaskan bahwa kiat yang dia tempuh hingga mendapatkan banyak prestasi hingga sekarang ini adalah dengan melatih berpikir kritis. Menurutnya, dalam lomba debat sangat dibutuhkan argumen dan analisis. "Selama ini kami hanya latihan secara mandiri saja, apabila kami bertemu satu sama lain memang membiasakan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris", ungkapnya, Kamis (30/3). Selain itu, tentunya kita selalu berdo’a, berani mencoba, dan optimis untuk bisa menjadi lebih baik, lanjut mahasiswa yang sejak kecil sudah mempunyai hobi berbahasa Inggris.
Mahasiswa yang menggeluti Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris TM 2008 ini telah mengukir beberapa prestasi di bidang bahasa Inggris semenjak menimba ilmu di Arrisalah Islamic International School Ponorogo, Jawa Timur. Antara lain juara I English Speech Contest at Arrisalah Islamic International School Ponorogo, Jawa Timur (2005-2006), juara I English Speech Contest di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Ponorogo (2006). Di perguruan tinggi pun torehan prestasi selalu ia raih, misalnya The Fifth Best Speaker of University Level English Debate Competition (ULEDC) di Universitas Negeri Padang (2009), peserta English Debate Competition di Universitas Malikussaleh Nangroe Aceh Darussalam (2009), The Third Best Speaker of University Level English Debate Competition (ULEDC) di Universitas Negeri Padang. Tak hanya itu, Oktober mendatang ia akan mewakili Sumatera Barat dalam Program Pertukaran Pemuda antar Negara ke Kanada yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga.
Selain menghabiskan waktu untuk kuliah, mahasiswa yang bercita-cita menjadi dosen ini juga aktif menggeluti organisasi semenjak SMP dan SMA, bahkan sekarang ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Kampus Selatan Fakultas Bahasa dan Seni UNP. Baginya, antara organisasi dan kuliah haruslah sejalan, karena keduanya sama-sama penting sebagai salah satu modal kehidupan masa depan. "Sebagai mahasiswa tak hanya dituntut unggul dalam bidang akademik, tetapi lebih diutamakan untuk bisa mengaplikasikan teori-teori yang didapatkan salah satunya melalui organisasi", jelas mahasiswa yang kini tengah mempersiapkan debat ke negeri jiran Malaysia bersama rekan-rekannya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!