Ramah dan cerdas itulah kesan pertama kali bertemu dengan Afriva Khaidir, SH.,M.Hum.,MAPA saat ditemui di ruang kerjanya digedung rektorat. Meski ditemui di tengah kesibukannya dosen jurusan Ilmu Politik Sosial di Fakultas Ilmu Sosial (FIS) ini tak terlihat keberatan.
Kerja keras dan jangan pernah membuang-buang waktu, prinsip inilah yang dipegang teguh pria berusia 45 tahun dalam mengerjakan semua pekerjaannya. Sebagai seorang dosen, sejak awal pria yang diakrab dipanggil Pak Af ini memang dikenal sebagai dosen yang aktif dalam berbagai penelitian dan kegiatan kemanusiaan. "Pak Af adalah salah satu dosen yang sangat menonjol, tak hanya karena keintelektualannya tapi juga karena hubungannya yang baik dengan dosen ataupun masyarakat luar," ujar salah seorang rekan sesama dosen di Fakultas Ilmu Sosial, Yasril Yunus M.Si, Kamis (23/2). Tak heran jika ia mendapatkan penghargaan sebagai Dosen Berprestasi Unggulan I di Universitas Negeri Padang (UNP) tahun 2010 lalu, Di tahun yang sama, ia juga menjadi finalis dosen berprestasi di tingkat nasional.
Di tahun 2011, Bapak yang mempunyai dua anak ini dipercaya menjadi salah satu pelopor pensosialisasian mahasiswa berkarakter di UNP. Dari penelitian-penelitian yang dilakukan tentang pendidikan berkarakter, Ia telah menulis beberapa buku, diantaranya dua buku yang ia rilis bersama Prof. Dr. Prayitno, M.Sc. Ed tahun 2010 yaitu; "Model Pendidikan Karakter-Cerdas" dan "Wujud Penghayatan dan Pengamalan Nilai-nilai Karakter Cerdas Format Pembelajaran Klasikal dan Nonklasikal" yang diterbitkan oleh UNP Press. Ia juga sering diminta untuk menjadi pembicara di seminar tentang pendidikan karakter di Padang.
Selain mengajar dan melakukan penelitian, sosok yang bercita-cita menjadi seorang guru besar ini juga sedang bergiat dalam proyek pembangunan Islamic Development Bank (IDB) di UNP dan melakukan kegiatan penyuluhan-penyuluhan di bidang politik dan administrasi Negara seperti; Penyuluhan Penataan Administrasi Pemerintahan di Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar dan Penyuluhan dan Pelatihan Pendidikan Politik bagi Generasi Muda di Kota Padang.
Namun siapa sangka, dibalik prestasi akademik yang dimilikinya, dosen lulusan S2 Universitas Utara Malaysia adalah seorang yang multi talented. Tak hanya jempolan dalam bidang sains tapi Ia juga jempolan dalam bidang seni. Bahkan semasa kuliah S1 di Universitas Andalas, Ia ikut aktif Dalam vocal group dan sempat menambah uang jajannya lewat dunia melukis yang sangat ia gemari. "Mungkin setelah pensiun, saya akan jadi pelukis," ujarnya sambil tertawa, Selasa (24/1).
Di akhir perbincangan Ia berpesan untuk para mahasiswa. "Jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain. Bangunlah karakter yang benar-benar mencerminkan keintelektualan dari seorang mahasiswa," tutupnya. Zolla
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!