Resensi

Menapaki Kepemimpinan Dahlan Iskan

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Rabu, 17 Oktober 2012 16:32 WIB • 👁 1.998 Pembaca

Judul : DAHLAN ISKAN Pemimpin yang Happy

Penulis : Rahmanto

Jumlah halaman : 138

Tahun terbit : 2012

Penerbit : Arus Timur

Beberapa bulan belakangan ini, ada satu nama yang cukup sering muncul di berbagai media. Nama yang seolah menjadi angin segar bagi pemerintahan Indonesia yang sedang carut marut. Satu nama yang telah membawa perubahan dan dianggap sangat tepat untuk kondisi Indonesia saat ini. Nama itu adalah: Dahlan Iskan.

Menapaki perjalanan hidup Dahlan Iskan, ia memulai karirnya dari Koran kampus yang kemudian menjadi modalnya menjadi jurnalis professional di tanah air. Setelah 8 tahun berkutat di dunia jurnalistik, Dahlan dipercaya Eric FH Samola, direktur PT Grafiti Pers untuk menjadi pemimpin Jawa Post. Tentunya, bukan hal yang mudah untuk membangkitkan kembali Jawa Post yang pada saat itu hampir mati. Namun dengan tangan dinginnya, Dahlan mampu meningkatkan oplah eksemplar Jawa Post dari 6000 eksemplar menjadi 300.000 eksemplar. Hingga kini Jawa Post News Network merupakan salah satu jaringan surat kabar terbesar di Indonesia.

Perjalanan Dahlan Iskan sebagai direktur utama PLN pun juga menunjukkan hasil yang gemilang. Dahlan Iskan mampu membuat gebrakan-gebrakan baru untuk menangani masalah krisis energi dan pemadaman listrik. Salah satu gebrakan yang ia lakukan untuk mengatasi masalah ini dikenal dengan "Gerakan Sehari Satu Juta Sambungan". Belum habis masa kepemimpinannya di PLN, Dahlan kembali dipercaya untuk memangku jabatan yang lebih tinggi. Dalam reshuffle kabinet jilid 2, SBY merekrutnya menjadi Menteri BUMN.

Dari beberapa curiculum vitae ini terlihat Dahlan selalu berhasil menjadi seorang pimpinan. Apa kunci dari keberhasilan itu? Menurut Rachmanto, setidaknya ada empat hal yang menyebabkan Dahlan Iskan selalu behasil di setiap pekerjaannya. Pertama, ia selalu berusaha untuk melakukan semua pekerjaan dengan sepenuh hati. Kedua, ia memiliki banyak pengalaman dalam memimpin perusahaan sehingga ia selalu belajar dari pengalaman-pengalaman yang sudah ada. Ketiga, Dahlan Iskan memiliki idealisme yang tinggi, yang juga disertai dengan kerja keras. Terakhir ia mempunyai kemampuan yang baik dalam mengkaderisasi anggota.

Selain keempat hal diatas, Dahlan Iskan juga mempunyai manajemen kepemimpinan gaya wartawan yang mendukung keputusan-keputusan yang ia ambil. Seperti cepat, lincah dan tidak berbelit-belit. Dahlan Iskan yang termasuk pemimpin yang pro anak muda ini juga menganut prinsip kesetaraan antara atasan dan bawahan. Bagi Dahlan Iskan atasan dan bawahan adalah mitra yang sejajar yang hanya dipisahkan oleh fungsi yang melingkupinya.

Dalam buku ini Rahmanto menyajikan informasi-informasi tentang Dahlan Iskan mulai dari masa kecilnya hingga prediksinya jika Dahlan Iskan yang menjadi presiden pada tahun 2014. Buku yang terdiri 12 bab ini juga mengambarkan perjalanan karir, kehidupan yang penuh kesederhanaan, keunikan penampilan dan juga andil sang istri dalam mendukung kesuksesan Dahlan Iskan.

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Wezia Prima Zola
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 7 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.