Judul : Teka-teki Misterius Segitiga Bermuda
Ragam fakta, Teori, dan Fenomena yang Mencengangkan
Penulis : Agus N. Cahyo
Penerbit : FlashBooks
Cetakan : 1, Juni 2010
Tebal : 204 halaman
Harga : Rp33.000,-
Kejadian-kejadian misterius banyak terjadi di kawasan ini, Desember 1945, penerbangan 19 (Flight 19) yang sedang berlatih di atas Samudera Atlantik tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Sebelum menghilang, pesawat-pesawat ini sempat membentuk formasi segitiga.
Peristiwa-peristiwa ganjil yang terjadi di area ini sebenarnya sudah mulai menghebohkan dunia sejak 1850. Peristiwa paling fenomenal menimpa kapal Theodosia Burr Alston. Kapal yang membawa para pejabat penting Inggris ini hilang kendali ketika berada pada daerah ini, dan kemudian menghilang. Kejadian-kejadian lainnya juga tak kalah misterius dan ganjil.
Daerah yang menghubungkan daerah pulau bermuda Inggris, Miami, dan Puerto Rico ini disebut "Segitiga Bermuda" atau segitiga setan. Sebutan ini pertama kali dimunculkan Vincent H. Gaddis dalam artikelnya di tahun 1964. Artikel itu berisi tentang beberapa kapal dan pesawat yang menghilang pada daerah itu tanpa jejak yang jelas, benar-benar tidak meninggalkan pesan sedikit pun, puing-puing kapal pun tidak ditemukan. Sampai sekarang, Segitiga Bermuda merupakan kawasan yang misterinya tak kunjung terkuak.
Agus N. Cahyo dalam Teka-teki Misterius Segitiga Bermuda Ragam Fakta, Teori, dan Fenomena yang Mencengangkan membeberkan semua bentuk fakta dan misteri di Samudera Atlantik ini. Agus memulai paparannya dari runut peristiwa-peristiwa ganjil yang terjadi. Jika selama ini para ahli Geologi dan Oceanografi hanya mengkaji dari pandangan ilmiah saja, maka Agus menguaknya dalam bahasan yang lengkap. Dia juga menilik dari segi kepercayaan (agama) juga sisi kehidupan sosial masyarakat yang dekat dengan daerah tersebut.
Kawasan segitiga Bermuda ini ternyata merupakan Daerah Konvergensi Antar Tropis (DKAT), daerah dimana terjadi angin putaran yang amat besar setiap enam bulan sekali. Iklim yang sangat berbeda dengan iklim daratan yang ada. Agus juga menjelaskan kajiannya tentang dugaan akan datangnya Dajjal dari kawasan ini. Keyakinan kalau kawasan tersebut terdapat istana setan.
Mengejutkan, Agus juga mengaitkan beberapa kejadian kapal dan pesawat yang jatuh di Indonesia dengan Segitiga Bermuda. Ada kesamaan bentuk dan kejadian dengan segitiga masalembo, daerah Laut Utara Jawa dan Selat Sulawesi. Kapal Senopati yang hendak menuju Sulawesi dan Adam Air diperkiraan hilang di daerah ini.
Buku ini dapat menjadi referensi yang bagus terkait segitiga bermuda. Antara mistis dan keilmiahannya. Hal yang lebih spesifik dan detail mengenai segitiga bermuda dipaparkan Agus dengan pas. Runtutan peristiwa yang disertai data pun jelas, sehingga membacanya tidak seperti membaca diktat-diktat kuliah.
Resensiator: Sutrisno Utomo
Mahasiswa Pendidikan Geografi UNP TM 2009
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!