Judul : Jurnalisme Kompas
Penulis : Yurnaldi
Penerbit : IV Media
Tahun Terbit : 2013
Tebal : XXII + 154 Halaman
Sumber Daya Manusia menjadi aset yang terpenting. Sifat-sifat utamanya adalah pribadi yang memiliki kompetensi dan karakter untuk suatu pekerjaan. Inilah suatu kesepakatan dan sikap yang harus dimiliki wartawan Kompas.
Lulus seleksi menjadi wartawan Kompas, mungkin adalah cita-cita bagi pecinta dunia jurnalistik kekinian. Kompas dianggap sebagai media cetak yang paling berpengaruh di Indonesia. Baik dari segi tulisan maupun kualitas wartawannya. Oleh sebab itu, Yurnaldi mencoba mengupas kriteria wartawan yang diinginkan Kompas. Sebagai salah seorang yang berpengalaman bekerja di media Kompas selama 16 tahun, memicu Yurnaldi untuk berbagi pengalaman kepada awak wartawan maupun mahasiswa yang ingin bergabung dengan Kompas nantinya.
Yurnaldi sebagai penulis, menekankan bahwa profesi wartawan adalah profesi yang bertumpu pada penguasaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Sebagaimana yang sering terjadi, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) masih dianggap hal sepele dalam tata cara penulisan. Anggapan ini dilatarbelakangi bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia sudah dilakukan semenjak Sekolah Dasar. Namun hingga sekarang belum ada pelajar yang meraih nilai sempurna untuk bidang bahasa Indonesia, berbeda dengan bidang lain, seperti Fisika dan Kimia. Contoh nyata lainnya, banyak siswa/i tidak lulus Ujian Nasional yang diakibatkan rendahnya nilai Bahasa Indonesia. Sehingga tidak heran, jika wartawan Indonesia ikut pula menyepelekan penggunaan bahasa Indonesia. Hal inilah yang dihindari oleh wartawan Kompas.
Kesempurnaan dalam bahasa menjadi poin utama pada media Kompas. Hal ini tak lain karena media adalah bisnis bahasa. Jika bahasa di media sudah kacau-balau, lantas siapa yang ingin membacanya? Hal ini tentu berdampak pada kemajuan dan perkembangan sebuah media, karena melalui bahasa yang digunakan, secara tidak langsung sudah merefleksikan seperti apa kualitas media tersebut.
Profesionalitas seorang wartawan Kompas juga dituntut dari berbagai karakter dan naluri wartawan yang menjadi nilai plus lainnya. Hal ini dapat dilihat dari kepekaan seorang wartawan terhadap suatu kejadian atau peristiwa yang sedang berlangsung di depannya. Naluri keingintahuan wartawan berbeda dengan masyarakat biasa, sebab ia akan melakukan pengamatan mendalam dengan sudut pandang yang tidak dipikirkan orang biasa. Inilah karakter lain yang harus dimiliki wartawan Kompas.
Buku ini adalah gambaran secara luas seperti apa karakter dan kompetensi yang harus dimiliki wartawan Kompas. Sangat penting untuk masyarakat luas tahu bagaimana media bekerja. Dengan Jurnalisme Kompas yang ditulis Yurnaldi, masyarakat akhirnya harus dapat memilah kebenaran mana yang akan mereka percaya. Keuntungan lainnya, penulis dengan secara langsung ikut berbagi pengalamannya selama di Kompas.
Resensiator Astuni Rahayu
Mahasiswa Ilmu Informasi
Perpustakaan dan Kearsipan TM 2010
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!