Bertujuan melihat peluang, ancaman, dan tantangan yang akan dihadapi oleh masyarakat ASEAN, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Seminar Internasional. Bertemakan Asean Economic Community, Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 kegiatan ini diadakan di Auditorium Prof. Kamaludin FE, Jumat (17/10).
Seminar Internasional yang diikuti sebanyak 350 peserta berasal dari berbagai universitas yaitu: Universitas Utara Malaysia (UUM), Universitas Negeri Manado, UNP, Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan, dan Universitas Putra Indonesia.
Bayu Andika Candra selaku Ketua Pelaksana mengatakan Asean Economic Community adalah sebuah kesepakatan di antara negara-negara ASEAN untuk membuka pintu perdagangan dan tenaga kerja. "Untuk itu, kita sebagai mahasiswa tentu harus meningkatkan kompetensi dan kemampuan untuk menjawab persaingan yang semakin tinggi ke depannya," ujarnya.
Pembantu Rektor I, Prof. Dr.Agus Irianto memberikan kata sambutan sekaligus membuka secara resmi seminar internasional. Dalam sambutannya, Agus mengatakan bahwa untuk menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN 2015 nanti pendidikan Indonesia harus berbasis kompetensi. Kurikulum standar perguruan tinggi hendaknya berbasis pada Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Kompetensi Nasional Indonesia (SKNI) "Kita sudah mempersiapkan UNP, tinggal pelaksanaanya dan perlu ada pelatihan berbasis kompetensi. Kita harus menghadapi tantangan, tidak boleh mengeluh dan harus tegar menghadapi tantangan dunia saat ini, semoga seminar ini membuahkan hasil yang luar biasa dan muncul wirausahawan muda di Indonesia," ungkapnya.
Seminar internasional ini mengahdirkan pengusaha sukses Indonesia, Franciscus Welirang yang merupakan Direktur PT. Indofood Sukses Makmur, TBK dan Dr. Siti Norasyikin BT Abd Hamid yang merupakan dosen UMM. Kedua pemateri ini memberikan suguhan peluang-peluang kepada mahasiswa dalam berwirausaha serta hal-hal yang harus dilakukan oleh mahasiswa dalam mengahadapi pasar bebas.
Syaiful Azam, Mahasiswa UUM Jurusan Bisnis Administrasi mengatakan bahwa kegiatan ini sesuai dengan harapan yang ingin saya harapkan. Kegiatan ini menjawab masalah yang kita perlukan sebagai mahasiswa baik di Indonesia maupun Malaysia. "Hendaknya UNP dan UUM nantinya dapat terus dapat bekerja sama dalam berbagai hal terkait masalah ekonomi ASEAN," harapnya, Jumat (17/10). Suci, Sabrina*
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!