Berita

HIPMA SN: Berpolitik Tetapi Bukan Partai Politik

Bertepatan pukul 11.30 WIB, Sabtu (14/2), pengesahan pengurus sebuah organisasi kepemudaan di Kenagarian Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok resmi dilakukan. Pengesahan yang dilandasi surat keputusan nomor: 021/KPTS/Formatuer/II/2015 ini dihadiri oleh puluhan undangan, di antaranya Bupati Kabupaten Solok, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ketua Majelis Dakwah Nagari Kabupaten Solok, Perwakilan Mahasiswa se-Sumatra Barat, organisasi kepemudaan internal maupun eksternal kampus, Camat Kecematan Lembah Gumanti, Wali Nagari Sungai Nanam, beberapa Dosen dan Guru Besar Universitas Andalas, serta masyarakat sekitar Kenagarian Sungai Nanam.

Dalam pengesahan kepengurusan yang diumumkan oleh Dewan Pertimbangan bahwasanya kepengurusan organisasi ini diketuai oleh Adrizal yang membawahi 8 bidang garapan, yaitu bidang pertanian dan peternakan, arsip dan dokumentasi, usaha kecil dan menengah, perguruan tinggi, kepemudaan, dan kemahasiswaan, himpunan masyarakat dan kesehatan, penelitian dan pengembangan sumber daya anggota, peringatan hari besar islam dan nasional, serta bidang HAM dan kesekretariatan. Lebih lanjutnya Organisasi itu bernama himpunan pemuda dan mahasiswa Sungai Nanam (HIPMA SN).

Saat memberikan kata sambutan di hadapan para undangan, Adrizal mengatakan bahwa lahirnya HIPMA SN berawal dari sebuah kegelisahan yang dirasakan oleh tiga orang pemuda terhadap nagarinya. Selain itu adrizal menambahkan HIPMA SN merupakan organisasi berpolitik namun bukanlah organisasi yang berpartai politik, "Semoga melalui organisasi ini, akan lahir kader yang berkiprah di tingkat nasional," harapnya. Sabtu (14/2).

Mengenai pengesahan pengurus HIPMA SN, Bupati Solok, Drs. Syamsurahim sangat mengapresiasi berdirinya HIPMA SN. Melalui kata sambutannya, Syamsurahim mengaku baru kali ini ada perkumpulan pemuda di sebuah nagari yang mau mendirikan sebuah organisasi untuk memajukan nagarinya. Ia berharap semoga organisasi HIPMA SN terus jaya dan perlu didukung bersama.

Selain acara pengesahan pengurus, juga dilaksanakan diskusi bersama Pemain Film "Tenggelamnya kapal Van der Wijck" sekaligus Dosen Sastra Budaya di Universitas Andalas (Unand), Musra Darizal (Katik Rajo Mangkuto). Dalam diskusi tersebut tema yang dibahas adalah menagih kiprah kepemimpinan di Minang Kabau, perspektif adat dan budaya, adat basandi sarak, sarak basandi kitabullah dalam konteks kekinian. Diskusi berlansung hangat dan menuai banyak pertanyaan seputar adat dan agama dari para peserta diskusi. Nia

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Wahida Nia Elfiza
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter SKK Ganto UNP
Diedit & Diverifikasi oleh: Rizka Wahyuni (Editor Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

9 + 3 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.