Berita

Pertemuan Tahunan Forkom Sosiologi Se-Indonesia

Ganto.web.id-UNP. Sosiologi merupakan fenomena sosial, di dalam fenomena sosial terdapat fakta, dan fakta tersebut harus diintegrasikan dalam pembelajaran. Untuk saat ini 80% guru sosiologi di sekolah tidak berlatar belakang sosiologi. Pembelajaran sosiologi di sekolah membosankan bagi siswa, tidak menarik dan guru-guru hanya berorientasi pada buku paket. Salah satu metode yang digunakan dalam pembelajaran adalah Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA), namun yang dilaksanakan bukan dalam arti sebenarnya. "Hanya Catat Buku Sampai Habis (CBSA)," jelas Ketua Jurusan Sosiologi, Drs. Emizal Amri, M. Pd, M. Si., Rabu (11/5) di Auditorium Fakultas Ekonomi UNP.

'Workshop Strategi Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Menengah' terdiri dari tiga program: Pengintegrasian Materi, Pemilihan Strategi Media, dan Model Pembelajaran dan Evaluasi Pembelajaran. Dalam pengintegrasian materi, peserta menjelaskan permasalahan-permasalahan dalam pembelajaran sosiologi. Selanjutnya ditentukan oleh strategi, media, dan model pembelajaran yang tepat, dan terakhir pemberian solusi. "Permasalahan ini akan didiskusikan dalam Forum Komunikasi (Forkom) Jurusan Sosiologi se-Indonesia," kata Emizal lagi.

Acara ini merupakan Pertemuan Tahunan Forum Komunikasi (Forkom) Jurusan Sosiologi dengan dihadiri oleh dua dosen Sosiologi perwakilan dari sembilan universitas di Indonesia. Sembilan universitas itu adalah: Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Negeri Makassar, Universitas Tanjung Pura Pontianak, dan Sekolah Tinggi Hanzamwadi Lombok. Selain itu, peserta workshop juga dihadiri oleh 40 guru sosiologi yang ada di daerah Riau, Jambi, Bengkulu, Padang dan Pariaman.

Ketua Pelaksana, Ike Sylvia, S.IP, M. Si., mengungkapkan workshop ini adalah kali pertama diadakan pada acara Pertemuan Tahunan Forkom Sosiologi. Tujuannya untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang ada dalam proses pembelajaran Sosiologi di sekolah menengah. "Hasil workshop akan dibahas oleh ketua jurusan dalam pertemuan tahunan untuk merencanakan output ke depannya," ujar Ike di sela-sela acara, Rabu ( 5/11). Dedi

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Dedi
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter SKK Ganto UNP
Diedit & Diverifikasi oleh: Qalbi Salim (Editor Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (1)

Y
yutimah

Seminar dan workshop yang bagus...dengan adanya acara-acara sperti itu diharapkan eksistensi ilmu sosial khususnya sosiologi bisa lebih maju. fenomena yang terjadi sekarang adalah munculnya diskriminasi IPS dari IPA dalam pembelajaran di sekolah menengah. Semoga tetap konsisten dan berkesinambungan acaranya dan Berharap lebih banyak acara-acara yang mendukung bagi peningkatan kualitas pembelajaran Sosiologi seprti di atas.. 

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

9 + 8 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.