Terdengar beberapa suara orasi di samping Masjid Raya Padang, puluhan bendera berwarna hitam dan putih telah terpancang di sekitar taman kota. Mulai dari Masjid Raya Padang hingga Kantor Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (10/5).Bendera tersebut mencirikhaskan sebuah gerakan Islam yaitu Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Saat itu, Gerakan HTI Sumbar sedang mengadakan Rapat dan Pawai Akbar (RPA) 2015.
Pawai akbar ini dilakukan dalam rangka menegakkan khilafah di Indonesia. Orasi yang dilakukan oleh HTI ini dilatarbelakangi oleh ancaman neoliberalisme dan neoimperialisme yang terjadi pada bangsa saat ini. RPA diadakan di 36 kota di Indonesia termasuk Kota Padang, Sumbar. Puncak dari RPA ini akan dilaksanakan pada 30 Mei di Stadion Gelora Bung Karno dan dilanjutkan dengan pawai di sepanjang Jalan Tamrin, Jakarta.
RPA di Kota Padang sendiri diketuai oleh Dewan Perwakilan Daerah I Sumbar yaitu Ardion Husni. Ardion mengatakan bahwa RPA ini diadakan untuk mengentas sikap neoliberalisme dan neoimperialisme yang terjadi di Indonesia saat ini. "Sikap seperti ini mampu menghancurkan Indonesia," ungkapnya. Ia juga mengatakan bahwa pemimpin saat ini harus tegas dalam mengambil kebijakan dan mempertahankan syariat.
Selaku Ketua Pelaksana RPA, Adi Kurniawan mengatakan, RPA dihadiri oleh berbagai kalangan di daerah Sumatra seperti Kerinci, Dharmasraya, Pesisir, Kabupaten 50 Kota, Solok, Batu Sangkar, dan daerah lainnya. Ia menambahkan, tercatat sekitar 500 orang peserta yang mengikuti RPA ini, terdiri dari organisasi masyarakat, organisasi politik, ulama, pemuda, dan mahasiswa. "Semoga dengan terselenggaranya acara ini mampu membuat umat Islam beristiqamah untuk tegaknya khilafah di Indonesia," harapnya.
Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta di Sumbar juga ikut menghadiri acara. Tidak hanya itu, Mahasiswa Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Kerinci juga ikut andil dalam RPA ini. Doni, salah seorang Mahasiswa AMIK Kerinci mengatakan bahwa Anggota HTI dari Kerinci berjumlah 80 orang yang sengaja datang ke Padang untuk menghadiri RPA ini.
Penulis: Putri Rahmi
Editor: Wici Elvinda Rahmaddina
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!