Unit Kegiatan Kesenian (UKKes) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar pameran di Pelataran Lapangan Basket Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP, Sabtu (3/10). Acara ini bernama Coolaborart.
Koordinator Acara, Rahmat Hidayat mengatakan acara Coolaborart merupakan gabungan dari musik, teater, tari, dan fotografi.
Acara ini bertujuan mengajak anak muda Padang agar mengerti akan pentingnya menjaga kebersihan. "Ini karena kota Padang merupakan peraih Piala Adipura pertama di Indonesia." ujar Widya, Ketua Pelaksana Coolaborart.
Karya-karya yang dipamerkan merupakan sumbangan dari Jurusan Seni Rupa, UKKes, dan Komunitas Seni UNP, serta dari luar UNP seperti Unit Kesenian Proklamator Universitas Bung Hatta (UBH), dan Universitas Andalas (Unand).
Unit Kesenian Proklamator UBH sendiri menyumbangkan karya tiga dimensi berupa lampu hias yang berasal dari onderdil motor dan besi bekas. Karya ini membutuhkan waktu satu minggu dalam pembuatannya. "Acara ini bagus tiap tahun diadakan agar bahan bekas bisa dikreasikan dan memiliki nilai jual," ungkap Ilham sebagai anggota Unit Kesenian Proklamator UBH.
Selain pameran, juga diadakan diskusi dengan Mak Katik, salah seorang budayawan Sumatra Barat. Mak Katik membawakan diskusi mengenai apa yang terjadi dengan Piala Adipura kota Padang serta daur ulang sampah.
Novita Sari, mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia TM 2012 sebagai salah seorang pengunjung mengaku mengetahui acara ini dari temannya dan sharing di grup. "Sampah kalo bisa dijadikan seni, bagus dari pada terbuang, agar bisa dilihat orang," ujarnya.
Penulis: Doly Andhika*, Sabrina Khairissa
Editor: Novarina Tamril
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!