Berita

Pentingnya Pendidikan Tinggi

Setelah Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan , kegiatan ini dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang Pendidikan Tinggi dan Strategi Belajar di Perguruan Tinggi, yang disampaikan oleh Prof. Dr. Sayuti Syahara. M.S., AIFO (Ketua Prodi S2 Pendidikan Olahraga), Kamis (18/8).

Pendidikan tinggi bertujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan profesional yang dapat menerapkan pengembangan dan menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi, atau kesenian. Juga untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesenian, serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional. Sedangkan fungsi pendidikan tinggi yaitu mempersiapkan mahasiswa untuk pendidikan dan penelitian, menyediakan kursus-kursus dan pelatihan tenaga spesialis yang menghasilkan manusia terampil untuk pembangunan ekonomi dan sosial, sebagai tempat belajar sepanjang hayat, dan penghubung dunia akademik dengan masyarakat nasional/internasional.

"Kita sebagai mahasiswa harus tahu apa itu perguruan/pendidikan tinggi," ujarnya. Pendidikan tinggi merupakan jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis, dan doktor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi. Ada tiga ciri khas perguruan tinggi, yaitu academic community (komunitas akademik), academic atmosphere (suasana akademi), dan academic freedom (kebebasan akademi).

Bukan hanya pengertian yang harus diketahui dari perguruan tinggi, tapi juga jenis dan bentuknya. Jenis perguruan tinggi ada tiga, yaitu (1) pendidikan akademik, (2) profesi, (3) pendidikan vokasi. Pendidikan akademik adalah pendidikan tinggi program sarjana dan pascasarjana yang diarahkan pada pengusaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu. Pendidikan profesi adalah pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian khusus. Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu maksimal setara dengan program sarjana. Bentuk pendidikan tinggi ada lima, yaitu (1) akademik, (2) politeknik, (3) sekolah tinggi, (4) institut, dan (5) universitas.

Akademik adalah keadaan orang-orang bisa menyampaikan dan menerima gagasan, pemikiran, ilmu pengetahuan, dan sekaligus dapat mengujinya secara jujur, terbuka, dan leluasa. Dalam suatu akademik ada yang dinamakan masyarakat akademik. Ciri-ciri masyarakat akademik yaitu kritis, objektif, analisis, kreatif, dan konstruktif, terbuka untuk menerima kritik menghargai waktu dan prestasi ilmiah, bebas dari prasangka, kemitraan dialogis, memiliki dan menjunjung tinggi norma dan susila akademik serta tradisi ilmiah, dinamis, dan berorientasi ke masa depan. Selain cirri-ciri, juga ada kegiatan dan kebebasan akademik.

Kegiatan akademik meliputi tugas-tugas dalam program perkuliahan, seminar, pratikum, kerja lapangan, penulisan skripsi, tesis, dan disertasi. Satu kegiatan akademik meliputi, (1) kegiatan tatap muka yang terjadwal, (2) terstruktur yang direncanakan dan dilakukan secara mandiri. Sedangkan kebebasan akademik bagi mahasiswa bukan berarti berbuat seenaknya, karena kebebasan akademik meliputi hak untuk memperoleh pengajaran yang benar, hak untuk membangun pandangan sendiri atas dasar studi yang dilakukan, hak untuk menyebarkan hal-hal yang rasional sebagai buah telaah yang dilakukannya.

Selain itu, pendidikan tinggi juga memiliki visi dan misi. Visi pendidikan tinggi Indonesia yaitu (1) mencerdaskan kehidupan bangsa, (2) mengembangkan masyarakat ilmiah, (3) memelihara, mengembangkan dan menyebarkan kebudayaan berlandaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, (4) membangun manusia Indonesia seutuhnya yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berpikir dan bersikap ilmiah, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berwawasan luas bagi kebajikan dan kemajuan kehidupan masyarakat dan budaya Indonesia .

Misi pendidikan Tinggi Indonesia, yaitu (1) menghasilkan anggota masyarakat yang takwa, berakhlak mulia, berbudaya, berpikir dan bersikap ilmiah, memiliki kemampuan akademik dan professional, serta mampu menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuannya, dan mampu menciptakan ilmu baru, (2) menghasilkan ilmu dan teknologi baru, (3) menyebarkan hasil penelitian terapan, kaji tindak, suatu paket tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dari pembahasan di atas, dapat diambil kesimpulan, bahwa pendidikan tinggi itu sangat penting, karena melalui pendidikan/perguruan tinggi kita akan tercipta sebagai mahasiswa intelektual yang religius, berkarakter, dan berjiwa sosial. "Juga menghasilkan insan-insan pekerja dengan keahlian khusus yang dimilikinya untuk bersaing terus untuk kemajuan negeri ini, agar kita tidak hanya menjadi penonton di negara kita sendiri," jelas Sayuti.

Reporter: Antonia Dwi Rahayuningsih*

Editor: Ranti Maretna Huri

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Ermiati Harahap
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Umum
Diedit & Diverifikasi oleh: Ranti Maretna Huri (Editor Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

4 + 7 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.