Berita

Belum Sempat Bertanya, Presma UNP Disuruh Turun oleh Menteri

Presiden mahasiswa (Presma) Universitas Negeri Padang (UNP) tidak jadi melontarkan pertanyaan saat sesi tanya jawab antara Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof. Muhammad Nasir, Ph.D., bersama mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi, hari ini, Senin (5/9).

Muhammad Haris Sabri, Presma UNP periode 2016/2017 tersebut mulanya telah naik ke panggung dan memperkenalkan diri kepada Menristekdikti dan mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi. "Hidup mahasiswa," suara Haris lantang menyapa seluruh mahasiswa yang ada di Gelanggang Olahraga UNP tersebut.

Namun, ketika ditanya oleh Nasir apakah ia penerima bidikmisi, Haris menjawab tidak. Saat itu juga, ia yang akan bertanya, langsung disuruh turun dari panggung. "Yang bukan Bidikmisi turun, nanti saja," ujar Nasir kepada Haris. Ia lantas meninggalkan panggung dan kembali ke tempat duduknya.

Saat dihubungi usai acara, Haris mengatakan bahwa ia menyayangkan perlakuan Menristekdikti tersebut. Ia menjelaskan bahwa hal yang ingin ditanyakan hanyalah terkait dengan pemangkasan dana pendidikan. Kata Haris, mengapa dana pendidikan yang harus dipangkas, seperti pengurangan kuota beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik dan Bantuan Biaya Pendidikan. Padahal pemangkasan bisa dialihkan pada sektor lain. "Hanya itu yang ingin saya tanyakan," ujar Mahasiswa Jurusan Teknik Otomotif TM 2012 ini saat dihubungi melalui telepon, Senin (5/9).

Haris juga mengaku, sebelum acara berlangsung, ia sudah bertemu dan dijanjikan akan ada sesi diskusi dengan Kemenristekdikti. Namun, ketika bertanya ia malah disuruh turun. Lebih lanjut, Haris berharap, ke depannya Kemenristekdikti mau mendengarkan suara-suara mahasiswa terlebih dahulu, sebelum mengambil tindakan. "Kita bertanya kan baik-baik," pungkasnya.

Salah satu mahasiswa penerima Bidikmisi, Bella Guivera Diandes yang mengikuti acara dan menyaksikan kejadian, menyayangkan hal tersebut terjadi. Menurut Bella, hal itu bukanlah suatu yang pantas. "Miris melihatnya, masa Presma bertanya gak boleh," ujar mahasiswa Jurusan Matematika TM 2015 tersebut.

Reporter: Sri Gusmurdiah

Editor: Fitri Aziza

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Doly Andhika
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter SKK Ganto UNP
Diedit & Diverifikasi oleh: Ermiati Harahap (Pemimpin Umum)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

5 + 5 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.