Berita

Indonesia Tempati Posisi Tiga dalam Kapitalisasi Pasar Modal

Indonesia Tempati Posisi Tiga dalam Kapitalisasi Pasar Modal
Penyampaian materi oleh Head Corporate TICMI, Tirza Omar Dana dalam acara seminar Pasar Modal Gibei II di Aula Prof. Kamaluddin FE UNP, Sabtu (25/11).

Pasar modal memang tidak seperti pasar biasanya yang pasti ada pedagang, pembeli, dan barang dagangan. Tapi, pasar modal tetap membutuhkan pekerja sebagai penyalur. Begitulah ungkap Head Corporate Service The Indonesia Capital Market Institute (TICMI), Tirza Omar Dana dalam acara Seminar Pasar Modal Gibei II di Aula Prof. Kamaluddin Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang, Sabtu (25/11).

Dalam seminar ini, Tirza mengungkapkan bahwa dalam kapitalisasi atau harga saham pasar modal di Asia, Indonesia menduduki posisi ketiga setelah Singapura dan Thailand. "Harga saham di Indonesia lebih mahal dibandingkan dengan Malaysia dan Philipina," ujarnya.

Lebih lanjut, Tirza mengatakan bahwa harga saham pasar modal di Indonesia mangalami peningkatan setiap tahunnya. Terhitung sejak 1992, harga saham di Indonesia naik dari Rp100 menjadi rata-rata sekitar Rp6 juta pada tahun ini. Namun sayang, hanya 0,23 persen penduduk Indonesia yang menjadi investor. "Ada 612.078 warga Indonesia yang menjadi investor, tapi itu tidak mencapai seperempat dari jumlah warga Indonesia," ungkapnya.

Padahal, kata Tirza, dengan meningkatnya jumlah investor di Indonesia maka industri-industri akan meningkat dengan pesat dan peluang pekerjaan semakin besar. "Industri akan memerlukan sumber daya manusia lebih jika mereka berkembang pesat," katanya.

Tidak hanya itu, ditinjau dari segi pelayanan untuk investor, peluang kerja juga semakin banyak . Contohnya saja, investor butuh broker dealer atau agen saham untuk melakukan transaksi saham. "Para investor tidak bisa langsung membeli saham, tetapi harus memalui broker dealer terlebih dahulu," tambahnya.

Jumlah broker dealer yang ada di Indonesia saat ini adalah 4.128 karyawan. Jumlah ini tidak sebanding dengan jumlah investor sekitar 612.078. "Artinya, seorang broker dealer harus melayani sekitar 148 investor, hal ini tidak efektif," ujarnya.

Peluang karir di pasar modal sangatlah besar. Terlebih lagi dengan terus berkembang pesat pasar modal Indonesia. "Bergabunglah segera dengan pasar modal. Jika tidak sebagai investor, silahkan memilih menjadi pekerja di pasar modal," ajaknya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Dwi Agustini
Jurnalis • Liputan Berita

Editor dan Videografer
Diedit & Diverifikasi oleh: Laila Marni (Pemimpin Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 6 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.