Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Pekan Raya Visual (PRV) kedua di Taman Budaya Sumatra Barat, Sabtu-Minggu (2-3/12).
Dalam sambutannya, Wakil Dekan III FBS, Drs. Esy Maestro, M.Sn., mengungkapkan bahwa sehebat apapun karya yang diciptakan, namun tanpa adanya publikasi ke masyarakat, ibarat batu giok yang berada di dalam lumpur."Tak akan terlihat kebagusan dan kehebatannya," ungkapnya.
Lebih lanjut, Esy mengatakan bahwa pada dasarnya pahlawan itu adalah orang-orang yang memberikan yang terbaik untuk masyarakat. "Semua kegiatan harus memberikan yang terbaik. Itu adalah sumbangsih kita untuk negara, masyarakat, dan almamater," ujarnya, Sabtu (2/12).
Selaku ketua pelaksana, Kevin Dwi Afira, mengatakan jika PRV yang merupakan acara tahunan DKV, dulunya bernama Deskompeace. Selain itu, Acara ini bertujuan untuk mempromosikan tentang DKV kepada masyarakat. Terlebih lagi dalam lingkungan UNP masih banyak sivitas yang belum mengetahui apa itu DKV. "Melalui acara ini semoga masyarakat akan lebih tahu apa itu DKV dan bagaimana pekerjaanya di belakang layar," ujarnya.
PVR dengan tema "Super Hero" ini, merupakan acara puncak dari beberapa rentetan acara yang telah dilaksanakan sebelumnya. Pada PRV ini tidak hanya diisi oleh karya 2 dimensi, namun juga animasi, film pendek, dan lain-lain.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!