Setelah dilaksanakan dua hari, Pelatihan Jurnalistik Tingkat Madya (PJTM) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang bersama Asosiasi Pers Mahasiswa (ASPEM) Sumatera Barat resmi ditutup, Minggu (17/12). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (SGS) UIN Imam Bonjol Padang. Pelatihan ini merupakan program ASPEM yang baru.
Ketua Umum LPM Suara Kampus UIN Imam Bonjol Padang Rahmi Yati, berharap apa yang sudah dipelajari supaya dapat dikembangkan dan diaplikasikan dengan baik. "Kita akan mem-follow up kembali hasil dari pelatihan ini dan berkelanjutan nantinya. Sehingga ada hasil setelah pelatihan ini untuk peserta yang hadir saat ini," ujarnya.
Senada dengan itu, Pemateri PJTM sekaligus Pembina LPM Suara Kampus UIN Imam Bonjol Padang Andri El Faruqi, mengatakan pelatihan ini sangat menarik serta meningkatkan kualitas lembaga pers. Andri berharap tak hanya teori namun latihan dan dapat dipraktekan. Pelatihan ini juga dapat disosialisasikan ke lembaga-lembaga pers lain. "Setumpuk apapun buku jurnalistik yang dibaca tanpa dipraktekan cara menulis yang baik sama saja nol, makanya jika setelah ini tidak dipraktekan menjadi percuma, karena patokan kita itu karya," ujarnya.
Salah seorang peserta dari Lembaga Pers Mahasiswa Genta Andalas, Endrik Ahmad Iqbal, menuturkan kegiatan pelatihan ini sangat perlu diikuti, khususnya bagi redaktur untuk meningkatkan kualitas penyuntingan. Endrik berharap pelatihan jurnalistik ini dapat dilaksanakan lagi dan dipersiapkan lebih matang lagi.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!