Berita

Sifat Dasar Standar Kompetensi Wartawan

Sifat Dasar Standar Kompetensi Wartawan
Penyampaian materi oleh Wartawan Media Indonesia, Hendra Makmur, pada acara PJTM yang diadakan oleh LPM Suara Kampus UIN Imam Bonjol Padang bersama ASPEM Sumbar di GSG UIN Imam Bonjol Padang, Minggu (17/12). f/Monalisa*

Wartawan Media Indonesia, Hendra Makmur, hadir sebagai pemateri pada acara Pelatihan Jurnalistik Tingkat Madya (PJTM) yang diadakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, bersama Asosiasi Pers Mahasiswa (Aspem) Sumatra Barat di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Imam Bonjol Padang, Minggu (17/12).

Dalam paparannya, Hendra menjelaskan, untuk menjadi wartawan harus mempunyai sikap dasar sebagai standar kompetensi wartawan. Diantaranya, yaitu kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan.

Pertama, kesadaran. Seorang wartawan harus memiliki kesadaran dalam beretika mulai dari naluri dan sikap diri wartawan dalam memahami, menangkap, dan mengungkapkan informasi.

"Kesadaran tidak perlu diajarkan, karena secara sadar memang harus menjadi bagian dari diri seorang wartawan," jelas Hendra.

Kedua, pengetahuan. Wartawan harus memiliki berbagai pengetahuan. Seorang wartawan juga harus mengetahui berbagai ilmu lain. Misalnya, seorang ahli hukum mengetahui masalah pertanian atau sebaliknya. Artinya, menjadi wartawan harus siap untuk belajar.

Lebih lanjut, Hendra mengatakan bahwa pengetahuan khusus diperlukan ketika wartawan meliput suatu hal yang lebih mendalam. Misalnya, meliput hukum tentang kewenangan Mahkamah Konstitusi memutuskan sebuah perkara, maka seorang jurnalis harus membaca tentang undang-undang terkait hal tersebut.

Ketiga, keterampilan. Selain dua hal tersebut, kata Hendra, wartawan harus memiliki beberapa keterampilan. Diantaranya, keterampilan peliputan, seperti mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi.

"Seorang wartawan juga harus terampil menggunakan teknologi informasi, terampil dalam riset dan investigasi dengan menggunakan sumber-sumber referensi maupun data yang tersedia, serta keterampilan melacak dan memverifikasi sebuah berita," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Monalisa
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Redaksi Cetak
Diedit & Diverifikasi oleh: Wildan Firdaus (Redaktur Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 5 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.