Sekretariat Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) masih tampak tersegel, Kamis (28/12).
Walaupun Sekretariat MPM disegel, kegiatan di Sekretariat MPM masih berlanjut. Di pelantaran Sekretariat MPM terlihat beberapa anggota MPM sedang berbincang-bincang. Namun, jendela Sekretariat MPM masih tampak terpaku kayu dan belum ada perbaikan dari hari sebelumnya.
Mahasiswa Jurusan Geografi, Guntur, mengatakan bahwa ia tidak setuju dengan penyegelan ini yang merupakan bentuk tindakan anarkis. "Saya tidak setuju dengan adanya tindakan ini, karena menurut saya tindakan ini merupakan bentuk dari perusakan fasilitas kampus," ujarnya.
Anggota Komisi Dua MPM, Yosi Febriani, mengatakan bahwa masalah ini dilatar belakangi oleh kecurigaan terhadap hasile-voting pada Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden Mahasiswa Periode 2017/2018 dengan pemenang pasangan calon (Paslon) nomor urut satu Tanzilal Wanda Rizki dan Joni Karnando.
Lebih lanjut, Yosi mengungkapkan bahwa Paslon nomor urut dua terlibat dalam penyegelan Sekretariat MPM. "Paslon Presma, Muhammad Rafi ikut andil dalam penyegelan sekretariat MPM. Jadi kami masih bingung tindakan penyegelan ini merupakan tindakan Aliansi Peduli mahasiswa atau oknum-oknum lain yang berkedok politik," ungkapnya.
Anggota Komisi Tiga MPM, Melisa, mengharapkan kepada mahasiswa, jika ada permasalahan jangan dilihat dari satu sisi, akan tetapi dilihat dari berbagai sisi lainnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!