Berita

Pentingnya Inovasi Hadapi Revolusi Industri 4.0

Pentingnya Inovasi Hadapi Revolusi Industri 4.0
Mahasiswa Baru Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Padang (UNP) tengah mengikuti Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru jalur masuk SNMPTN pada hari terakhir di Auditorium Kamaluddin FE UNP. f/Oktri

Hari terakhir kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Tahun Masuk 2018 (PKKMB) Universitas Negeri Padang (UNP) jalur masuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang diselenggarakan di fakultas masing-masing, salah satunya adalah di Fakultas Ekonomi (FE) UNP, kegiatan ini berlangsung di Auditorium Kamaluddin , Sabtu (7/7).

Dekan FE, Dr. Idris, M.Si mengatakan bahwa jurusan yang paling banyak diambil di FE adalah manajemen, akuntansi, ekonomi pembangunan, serta pendidikan ekonomi yang sudah memiliki program studi kelas internasional. "Pada program studi internasional, Anda tidak hanya dipersiapkan menjadi guru di Indonesia tapi juga ASEAN, karena nanti prakteknya ada di negara ASEAN di luar Indonesia," jelasnya.

Kegiatan yang bertemakan "Raih Prestasi Bereputasi di Era Revolusi Industri 4.0" turut dihadiri oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. Yunia Wardi, M.Si. Dalam sambutannya menjelaskan bahwa perlunya mengkaji mengenai revolusi industri 4.0 karena kondisi ini yang akan dihadapi mahasiswa di masa mendatang. Kondisi revolusi industri 4.0 hampir mirip dengan revolusi industri 1 tapi dampaknya lebih berbahaya lagi. "Kita hadir di masa teknologi canggih, banyak calon-calon pendiri bangsa yang merupakan sarjana tapi dimana mereka bekerja? Sedangkan pekerjaan itu bisa digantikan oleh teknologi," tuturnya.

Lebih lanjut Yunia memberi contoh seperti pekerjaan manusia di perbankan, sekarang ini pekerjaan teller di bank bisa digantikan oleh mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk pengiriman atau penarikan uang. Meskipun masih ada peran manusia, tapi tetaplah manusia tersebut menggunakan alat teknologi dalam pekerjaannya. Tidak lagi seperti zaman dulu, sekarang manusia banyak mengandalkan teknologi.

Hal tersebut dipengaruhi oleh revolusi industri. Oleh sebab itu, manusia perlu melakukan inovasi untuk menciptakan pekerjaan. Pekerjan itu banyak, tapi yang menentukan adalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sementara itu, kata Yunia, kualitas SDM itu banyak dihasilkan dari Perguruan Tingggi dan mahasiswa yang ada di Perguruan Tinggi adalah orang-orang pilihan.

Di akhir sambutannya, Ia berpesan agar lulusan dari FE hendaknya menjadi job creator (pencipta kerja), bukan jadi job seeker (pencari kerja). Mahasiswa FE harus dapat membuktikan bahwa memang benar adalah orang-orang hebat. Hebat di dunia dan hebat di akhirat. "Jika tidak Anda siapkan sekarang, Anda hanya akan menjadi sarjana nganggur," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Oktri Diana Putri
Jurnalis • Liputan Berita

Bendahara Umum
Diedit & Diverifikasi oleh: Laila Marni (Pemimpin Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 3 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.