Berita

Mahasiswa UNP Berikan Pelatihan Mengolah Limbah Cair Laboratorium di SMAN 2 Pariaman

Mahasiswa UNP Berikan Pelatihan Mengolah Limbah Cair Laboratorium di SMAN 2 Pariaman
Tim PKM dari UNP yang tengah berfoto bersama dengan beberapa orang siswa, guru kimia dan kepala sekolah SMAN 2 pariaman, sabtu (26/5).f/doc

Menjadi sebuah universitas enterpreuner, Unversitas Negeri Padang tentunya memiliki berbagai program atau kegiatan yang dapat mewujudkan tujuannya tersebut. Salah satu programnya ialah Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M). Nova lendra yang mengepalai program tersebut bersama dengan anggotanya yaitu Nina Wahyuni, Gusdikal Candra, Basultan Hidayat, dan Siti Aisyah Nasution dibimbing oleh Bapak Ananda Putra, M.Si., Ph.D. Tim PKM ini melakukan pengabdian di SMA Negeri 2 Pariaman tentang bagaimana cara pengolahan limbah cair di sekolah tersebut. PKM yang berjudul Implementasi Pengolahan Limbah Cair Laboratorium Sekolah tersebut dilakukan menggunakan Metoda S-QCHERY (Solidification of Liquid Waste Chemistry) sebagai Upaya Penanggulangan Pencemaran Lingkungan di SMAN 2 Pariaman, Kec. Pariaman Tengah, Kab. Kota Pariaman, Sumatera Barat.

Pelaksanaan kegiatan PKM ini merupakan implementasi dari PKM-PE tahun sebelumnya yang juga lulus didanai oleh Kemenristekdikti. Beranjak dari penelitian tersebut TIM PKM-M menerapkan ke sekolah-sekolah untuk memberikan pelatihan supaya limbah cair yang bersifat B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) bisa dikelola sehingga terhindar dari pencemaran lingkungan, sehingga sekolah yang sudah menerapkan ini sekalian bisa mencanangkan Green Chemistry. Olahan limbah ini diubah menjadi paving block, patung wisuda dan batako. "Tujuannya memberikan pelatihan inovasi pengolahan limbah cair lab dan bisa dibuat menjadi berbagai bentuk produk yang bernilai ekonomis," Ujar Nina.

Mengingat banyaknya limbah cair yang ada di sekolah saat ini dan dibuang sembarang dan begitu saja ke lingkungan, seperti limbah cair yang dihasilkan dari kegiatan praktikum di sekolah dibuang begitu saja ke westafel. Apabila hal tersebut dibiarkan terus-menerus logam berat dan pH asam pada limbah dapat merusak lingkungan sekolah. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakuakn Tim tersebut dengan guru kimia di SMA Negeri 2 Pariaman, Elkyami, M.Pd., SMAN 2 Pariaman saat ini belum ada teknik pengolahan limbah cair ini dilakukan.

Oleh karena itu, PKM-M memberikan pelatihan kepada siswa kelas XI IPA 1 yang berjumlah 30 orang serta guru kimianya. Sebelum pelatihan tersebut, Tim yang membimbing kegiatan sebelumnya memberikan sosialisasi terkait bahan-bahan kimia dan alat-alat yang digunakan. "mereka terlihat antusias dengan kegiatan kita, itu bisa dilihat dari pertanyaan-pertanyaan dari mereka" Ujar Nina. Pelatihan pertama dilakukan pada tanggal 28 April 2018 dan mereka menjelaskan terkait bahaya dan cara pengolahan limbahnya. Pada tanggal 26 Mei 2018 tim langsung menerapkan cara pengolahannya di laboratorium kimia. Tim dari PKM-M tersebut membimbing siswa dalam pengolahan limbah yang diolah menjadi paving block yang bisa digunakan kembali atau dijual karena bernilai ekonomis. Sehingga di lingkungan sekolah bisa tercipta suasana Green Chemistry. Selain itu hasil dari pengolahan limbah itu juga bisa dibuat berupa patung wisuda, batako dan barang lainnya yang sesuai dengan keinginan si pengelola. Saat ini SMAN Negeri 2 Pariman sudah bisa memanfaatkan limbah cair laboratorium sekolahnya menjadi barang yang bernilai ekonomis. Kegiatan ini selalu dibimbing oleh TIM PKM-M hingga siswa tersebut bisa mengolahnya.

Pengolahan limbah cair berbahaya tersebut dilakukan dengan menetralkan sifat limbah dengan menggunakan zat kapur (CaCo3). Setelah limbah tersebut bersifat netral, lalu ditambahkan semen sebagai bahan pemadatny, kemudian dimasukan kedalam cetakan produk olahan limbah.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Deby Purnama Sari
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Koresponden
Diedit & Diverifikasi oleh: Laila Marni (Pemimpin Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

2 + 9 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.