Berita

Minim Peserta, Sertifikat Krida Terancam Tidak Ditandatangani

Minim Peserta, Sertifikat Krida Terancam Tidak Ditandatangani
Ketua BEM FT, Emelyadi menyampaikan sambutannya dalam acara penutupan krida mahasiswa baru FT UNP di Ruang Serba Guna FT UNP, Minggu (11/11). f/Maharani*

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Padang (UNP) adakan penutupan krida mahasiswa baru Tahun Masuk 2018 di Ruang Serba Guna (RSG) FT UNP, Minggu (11/11). Bertemakan Pengembangan Kreativitas Mahasiswa FT Melalui Krida Menuju Generasi Milenial Anti Apatisme, Krida yang dimulai pada 30 September hingga 11 November 2018 ini diisi dengan berbagai macam pelatihan minat bakat, yaitu kaligrafi, MTQ, musik, dan berbagai bidang olahraga, seperti; sepak takraw, sepak bola, voli, taekwondo, tenis meja, catur, dan bulu tangkis.

Ketua BEM FT, Emelyadi, dalam sambutannya menyayangkan tingkat partisipasi mahasiswa baru FT tahun ini yang sangat menurun. Jumlah peserta saat penutupan sangat jauh berbeda dengan acara pembukaan krida pada 30 September lalu. "Hanya 473 dari 1118 orang yang hadir pada penutupan ini," ujarnya. Ia juga mengingatkan kepada para peserta bahwa sebagai mahasiswa mereka harus mengikuti kegiatan akademik dengan baik dan kalau dapat, ikut serta dalam suatu organisasi mahasiswa.

Wakil Dekan I FT, Dr. Sukardi, M., T., menutup secara resmi krida FT tahun 2018. Dalam sambutannya, Ia mengatakan bahwa Krida ini penting untuk diikuti oleh mahasiswa baru dan menjadi gerbang untuk masuk pada kegiatan kemahasiswaan. "Di sini kita dibina tentang seluruh kegiatan kemahasiswaan di kampus serta sertifikatnya yang akan berguna untuk wisuda nanti," ucapnya.

Sukardi juga menyayangkan kurangnya partisipasi mahasiswa baru tahun ini, bahkan mengancam tidak akan menandatangani sertifikat krida bagi mahasiswa yang tidak datang pada penutupan. Ia menegaskan bahwa mahasiswa adalah agent of change, jadi bagaimana akan menjadi agent, sementara untuk mengatur diri sendiri saja belum bisa.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa sebagai agent of change harus berprestasi dan aktif dalam kegiatan kemahasiswaan, serta dapat memperoleh nilai cumlaude nantinya. "Jadilah mahasiswa FT yang berprestasi, pintar dalam akademik dan cakap dalam bergaul," harap Sukardi.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Yeni Maharani
Jurnalis • Liputan Berita

Staf Perpustakaan dan Kearsipan
Diedit & Diverifikasi oleh: Julia Fitri (Redaktur Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

3 + 4 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.